kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.020   22,00   0,12%
  • IDX 6.045   -103,22   -1,68%
  • KOMPAS100 783   -15,79   -1,98%
  • LQ45 602   -10,16   -1,66%
  • ISSI 208   -3,76   -1,78%
  • IDX30 334   -5,00   -1,47%
  • IDXHIDIV20 423   -4,56   -1,07%
  • IDX80 90   -1,72   -1,89%
  • IDXV30 114   -1,77   -1,53%
  • IDXQ30 109   -1,10   -1,00%

DPK Bukopin Syariah cuma tumbuh 5%, semester I


Selasa, 22 Juli 2014 / 19:12 WIB
ILUSTRASI. Suasana kegiatan ekspor mobil produksi Toyota Indonesia di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (8/3/2022). 


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Syariah Bukopin (BSB) mengalami pengetatan likuiditas seiring dengan adu balap perbankan mencari sumber dana di pasar.Riyanto, Direktur Utama Bank Syariah Bukopin mengaku, bank syariah kian sulit mencari dana di pasar,

"Misalnya, dana pihak ketiga (DPK) hanya tumbuh 5,23% menjadi Rp 3,37 triliun per Juni 2014, dibandingkan posisi Rp 3,20 triliun per Juni 2013," kata Riyanto di Cikini, Selasa (22/7).

Di sisi lain, pembiayaan atau pinjaman BSB tumbuh jauh lebih cepat. Pembiayaan tercatat tumbuh 17,97% menjadi Rp 3,46 triliun per Juni 2014, dibandingkan posisi Rp 2,93 triliun per Juni 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×