kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

DPK Bukopin Syariah cuma tumbuh 5%, semester I


Selasa, 22 Juli 2014 / 19:12 WIB
DPK Bukopin Syariah cuma tumbuh 5%, semester I
ILUSTRASI. Suasana kegiatan ekspor mobil produksi Toyota Indonesia di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (8/3/2022). 


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Syariah Bukopin (BSB) mengalami pengetatan likuiditas seiring dengan adu balap perbankan mencari sumber dana di pasar.Riyanto, Direktur Utama Bank Syariah Bukopin mengaku, bank syariah kian sulit mencari dana di pasar,

"Misalnya, dana pihak ketiga (DPK) hanya tumbuh 5,23% menjadi Rp 3,37 triliun per Juni 2014, dibandingkan posisi Rp 3,20 triliun per Juni 2013," kata Riyanto di Cikini, Selasa (22/7).

Di sisi lain, pembiayaan atau pinjaman BSB tumbuh jauh lebih cepat. Pembiayaan tercatat tumbuh 17,97% menjadi Rp 3,46 triliun per Juni 2014, dibandingkan posisi Rp 2,93 triliun per Juni 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×