kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.844   24,00   0,14%
  • IDX 8.290   -106,42   -1,27%
  • KOMPAS100 1.165   -17,79   -1,50%
  • LQ45 839   -8,77   -1,03%
  • ISSI 295   -4,79   -1,60%
  • IDX30 442   -3,26   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,59   -0,30%
  • IDX80 130   -1,89   -1,44%
  • IDXV30 143   -1,84   -1,27%
  • IDXQ30 142   -0,42   -0,29%

Dana Pihak Ketiga Perbankan Capai Rp 9.489 Ttriliun, Tumbuh 10,8% di Januari 2026


Selasa, 24 Februari 2026 / 12:52 WIB
Dana Pihak Ketiga Perbankan Capai Rp 9.489 Ttriliun, Tumbuh 10,8% di Januari 2026
ILUSTRASI. Uang Rupiah di Bank Mandiri (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan pada bulan Januari 2026 menunjukkan tren akselerasi.

Dikutip dari data uang beredar Bank Indonesia (BI), pada Januari 2026, DPK tercatat mencapai Rp 9.489,1 triliun pada Januari 2026 atau tumbuh 10,8% secara tahunan (year on year/yoy).

Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 10,5% (yoy).

Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan giro dan tabungan. Komponen giro tumbuh 19,0% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya 18,6% (yoy).

Baca Juga: Likuiditas Perbankan Longgar, Giro Jadi Mesin Utama Pertumbuhan DPK

Sementara tabungan tumbuh 8,8% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember yang sebesar 8,4% (yoy). Di sisi lain, simpanan berjangka atau deposito tumbuh relatif stabil di level 5,7% (yoy).

Berdasarkan golongan nasabah, pertumbuhan DPK terutama didorong oleh simpanan perorangan dan nasabah lainnya. DPK perorangan tumbuh 3,3% (yoy), meningkat dari 2,8% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Sementara simpanan nasabah lainnya naik 9,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan 7,1% (yoy) pada Desember 2025.

Adapun DPK korporasi masih mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 18,2% (yoy), menunjukkan likuiditas dari segmen usaha tetap kuat di awal tahun ini.

Baca Juga: Bidik DPK Tumbuh 40% di 2026, Bank Muamalat Andalkan CASA dan Transaksi Digital

Dengan capaian tersebut, likuiditas industri perbankan terpantau tetap memadai untuk menopang ekspansi kredit ke depan.

Selanjutnya: PHK di Mie Sedaap, KSPN Ungkap Motif Perusahaan yang Pangkas Karyawan Jelang Lebaran

Menarik Dibaca: Hemat Biaya Mudik 2026, Promo Tiket.com Tawarkan Diskon Bus hingga 50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×