Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Jumlah peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist saat ini mencapai sekitar 30.000 peserta.
Presiden Director DPLK Avrist, Firmansyah mengungkapkan, dari jumlah itu, porsi peserta mandiri atau nonformal di DPLK Avrist saat ini masih relatif kecil, yakni sekitar 10%.
Firmansyah menilai, kondisi ini bisa menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan untuk memperluas akses kepesertaan, khususnya kepada pekerja informal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Untuk memperluas basis peserta mandiri, ia juga mengatakan saat ini perusahaan tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah asosiasi UMKM. Strategi ini diharapkan dapat membuka akses kepesertaan dana pensiun bagi pekerja informal yang belum memiliki program pensiun dari pemberi kerja.
Baca Juga: OJK Targetkan Kaji Aturan Bunga Gadai pada 2026, Begini Respons Gadai ValueMax
“Jadi kami juga lagi mencoba informal-informal worker melalui UMKM, malah kami lagi menjajaki dengan asosiasi-asosiasi UMKM,” ujarnya Kamis (3/9/2026).
Meski begitu, masih ada tantangan yang dihadapi perusahaan dalam memperluas kepesertaan. Salah satunya adalah rendahnya literasi masyarakat mengenai pentingnya menyiapkan dana pensiun sejak dini.
Hal ini dipandang kian relevan seiring perubahan pola ketenagakerjaan, termasuk meningkatnya pekerja dengan status kontrak. Dengan kondisi ini, masyarakat dinilai harus mempunyai kesadaran untuk menyiapkan perlindungan dan dana pensiun secara mandiri.
Oleh karena itu, digitalisasi menjadi salah satu strategi DPLK Avrist untuk meningkatkan literasi sekaligus memperkenalkan dana pensiun kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Langkah ini dilakukan karena perusahaan tidak lagi hanya ingin berfokus pada distribusi produk saja, tetapi turut membangun ekosistem dana pensiun yang lebih kuat sehingga media sosial menjadi salah satu cara yang ditempuh untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Baca Juga: AASI Beberkan Sejumlah Tantangan Dalam Meningkatkan Pangsa Aset Asuransi Syariah
Selain itu, momentum Bulan Dana Pensiun pada bulan ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kampanye pentingnya mempersiapkan dana pensiun sejak dini.
Dengan strategi tersebut, DPLK Avrist berharap bisa memperluas cakupan kepesertaan, khususnya dari kalangan pekerja mandiri, pekerja informal, UMKM, dan generasi muda yang belum memiliki persiapan dana pensiun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














