kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

OCBC NISP Rampungkan Akuisisi 20% Saham Great Eastern Life Senilai Rp201,98 Miliar


Jumat, 04 September 2026 / 10:01 WIB
Diperbarui Jumat, 04 September 2026 / 10:15 WIB
OCBC NISP Rampungkan Akuisisi 20% Saham Great Eastern Life Senilai Rp201,98 Miliar
ILUSTRASI. Gaya Hidup Berkelanjutan: Pengunjung melihat produk-produk daur ulang (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) resmi merampungkan pengambilalihan 20% saham PT Great Eastern Life Indonesia (GELI) dengan nilai transaksi mencapai Rp201,98 miliar.

Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari langkah OCBC NISP dalam membentuk Konglomerasi Keuangan OCBC Grup di Indonesia.

Dalam struktur tersebut, OCBC NISP bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), sementara GELI menjadi salah satu anggota konglomerasi.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/9/2026), Direktur OCBC NISP Hartati menyampaikan bahwa transaksi tersebut merupakan kelanjutan dari Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) yang ditandatangani perseroan dengan The Great Eastern Life Assurance Company Limited (GEL) pada 8 Juni 2026.

Penyelesaian transaksi ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli Saham No. 1 dan Akta Pengambilalihan No. 3 antara OCBC NISP dan GEL pada 1 September 2026.

Baca Juga: 46,5 Juta Penduduk RI Diproyeksi Masih Unbanked pada 2026, Bank Berebut Nasabah Baru

OCBC NISP Kantongi Hak Pengendalian

Setelah transaksi rampung, OCBC NISP secara langsung menguasai 20% saham GELI, termasuk satu lembar saham preferen.

Meski hanya memiliki 20% saham, kepemilikan satu lembar saham preferen tersebut memberikan hak pengendalian kepada OCBC NISP atas GELI.

"Setelah penyelesaian pengambilalihan, Perseroan secara langsung memiliki 20,00% saham GELI (termasuk 1 lembar saham preferen) yang memberi hak pengendalian bagi Perseroan terhadap GELI," jelas Hartati, dikutip Jumat (4/9).

Perubahan data dan anggaran dasar GELI terkait transaksi tersebut juga telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Perubahan terkait saham preferen berlaku efektif sejak 1 September 2026, sedangkan perubahan anggaran dasar GELI mulai berlaku pada 2 September 2026.

Baca Juga: Lima Perusahaan Asuransi Teken Perjanjian Kerjasa Sama untuk Implementasi KAPJ

Perkuat Konglomerasi Keuangan OCBC

Hartati menjelaskan, pengambilalihan GELI dilakukan untuk mendukung pembentukan Konglomerasi Keuangan OCBC Grup di Indonesia.

"Pengambilalihan GELI dilakukan untuk mendukung pembentukan Konglomerasi Keuangan OCBC Grup di Indonesia," ungkapnya.

Langkah tersebut sejalan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai konglomerasi keuangan dan perusahaan induk konglomerasi keuangan.

Dengan masuknya GELI ke dalam struktur konglomerasi, OCBC NISP memperluas ekosistem bisnis jasa keuangannya di Indonesia.

Kehadiran perusahaan asuransi jiwa tersebut melengkapi layanan grup yang sebelumnya lebih kuat di sektor perbankan.

Manajemen OCBC NISP memastikan penyelesaian transaksi tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha perseroan.

Baca Juga: Berada di Bawah Industri, Rasio Kredit Bermasalah CNAF di Angka 2,41% per Juli 2026

Sebagai informasi, pengambilalihan saham GELI bukan satu-satunya langkah OCBC NISP dalam memperkuat struktur bisnis jasa keuangan di Indonesia.

Sebelumnya, OCBC NISP juga telah menyelesaikan pengambilalihan 99,9999% saham PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS) dengan nilai transaksi sekitar Rp455,2 miliar.

Dengan demikian, penguatan kepemilikan di GELI dan PTOS menjadi bagian dari strategi OCBC NISP untuk membangun struktur konglomerasi jasa keuangan yang mencakup perbankan, asuransi, dan pasar modal di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×