kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.788   93,20   1,64%
  • KOMPAS100 752   17,04   2,32%
  • LQ45 570   13,51   2,43%
  • ISSI 200   1,74   0,88%
  • IDX30 323   7,63   2,42%
  • IDXHIDIV20 397   8,36   2,15%
  • IDX80 85   1,92   2,30%
  • IDXV30 108   1,64   1,55%
  • IDXQ30 104   2,00   1,97%

Virus corona rupanya bisa pengaruhi kerjasama CIMB Niaga dengan WeChat


Kamis, 30 Januari 2020 / 20:35 WIB
ILUSTRASI. Platform pembayaran dari China yaitu WeChat dan Alipay di pusat perbelanjaan di Jakarta. KONTAN/Muradi/2019/07/25


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Tendi Mahadi

"Jadi saya rasa ini kita ada pengalaman juga waktu ada SARS di tahun 2002 2003, yang waktu itu sih memang impact-nya cukup besar tapi sebentar,” ujarnya.

Di samping itu, Tigor menambahkan nilai transaksi yang didapat masih terbilang kecil. Hal itu dikarenakan kerjasama yang dijalin baru saja dimulai. 

Baca Juga: OJK siapkan beleid konglomerasi keuangan

Ia menambahkan, pada awalnya CIMB Niaga hendak mengoptimalkan pertumbuhan merchant, namun hal itu diurungkan karena antisipasi turis yang di targetkan tidak sesuai dengan harapan.

“Ya tadinya mau kita gas, tapi ya memang karena virus conora ini kita harus berhati-hati. Flow turisnya itu yang pasti kita antisipasi nggak sebesar yang diharapkan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×