kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Duit nasabah yang bertambah secara misterius mencapai Rp 10 miliar, ini kata Mandiri


Selasa, 30 Juli 2019 / 17:12 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Adanya gangguan pada sistem jaringan informasi teknologi (TI) yang dialami oleh PT Bank Mandiri Tbk pada pekan lalu membuat saldo rekening beberapa nasabah berubah secara acak.

Beberapa nasabah melaporkan di media sosial berkurang secara tiba-tiba dan ada pula yang justru mendapat tambahan saldo, walau tidak tercatat melakukan transaksi apapun (mutasi).

Baca Juga: Kasus Bank Mandiri bikin bank-bank lain waspada

Setidaknya dalam artikel yang dimuat Kontan.co.id (22/7) lalu ada sekitar 2.670 rekening nasabah yang tercatat menerima saldo tambahan dan melakukan perpindahan ke rekening lain.

Sebagai langkah preventif, Bank Mandiri sebetulnya telah melakukan pemblokiran rekening dan meminta nasabah untuk mengembalikan uang tersebut.

Nah, Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan jumlah saldo yang tertarik atau ditransfer secara sengaja maupun tidak sengaja jumlah mencapai Rp 10 miliar awal pekan ini.

Baca Juga: Dorong inklusi keuangan, Bank Mandiri mengincar segmen anak muda

Sebagai solusi, bank berlogo pita emas ini mengaku sudah melakukan pendekatan secara persuasif berupa pemberian informasi dan penjelasan kepada nasabah agar kelebihan saldo dikembalikan ke bank.

"Setiap hari jumlahnya diharapkan terus menurun sejalan dengan kecepatan bank memberikan informasi kepada nasabah," terangnya kepada Kontan.co.id, Selasa (30/7).

Hery juga menegaskan, pihaknya juga sampai saat ini belum memberikan sanksi kepada nasabah, sepanjang tidak ada kesalahan yang dilakukan. Ia pun memastikan, kekurangan dana senilai Rp 10 miliar tersebut akan rampung paling lambat minggu depan.

Baca Juga: Cari bunga deposito tinggi? Cek update penawaran bunga deposito per 29 Juli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×