kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Strategi Bunga Tinggi Krom Bank Dongkrak Pertumbuhan DPK Hingga 176%


Minggu, 25 Januari 2026 / 17:55 WIB
Strategi Bunga Tinggi Krom Bank Dongkrak Pertumbuhan DPK Hingga 176%
ILUSTRASI. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) (Dok/Krom Bank)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Krom Bank Indonesia (BBSI) terus mempertahankan strategi suku bunga simpanan yang kompetitif di tengah siklus pelonggaran moneter.

Hingga saat ini, Krom Bank belum menurunkan suku bunga deposito, meskipun Bank Indonesia telah memasuki fase penurunan suku bunga acuan.

Presiden Direktur Krom Bank Indonesia, Anton Hermawan, mengatakan bahwa secara prinsip perseroan telah menyesuaikan kebijakan suku bunga simpanan sejalan dengan arah kebijakan moneter BI.

Namun, penyesuaian tersebut dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang ketat.

Baca Juga: Krom Bank Fokus Channeling dan UMKM untuk Dorong Kredit pada 2026

“Dalam pengaturan pemberian suku bunga, Krom Bank melakukan berbagai penyesuaian secara gradual. Saat yang sama, tingkat bunga kami tetap kompetitif karena kami ingin memberikan nilai lebih bagi nasabah sekaligus menempatkan Krom sebagai bank digital pilihan utama,” ujar Anton kepada kontan.co.id, Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, penentuan suku bunga deposito dilakukan melalui analisis menyeluruh dengan mempertimbangkan keberlanjutan bisnis bank. Oleh karena itu, hingga saat ini Krom Bank belum melakukan penurunan suku bunga deposito.

Dalam menghimpun dana masyarakat, Krom Bank mengandalkan dua produk unggulan, yakni Krom Flex dan Krom Max. Produk Krom Flex menawarkan suku bunga di kisaran 6,5% hingga 7,75% per tahun.

Keunggulan produk ini adalah fleksibilitas pencairan tanpa penalti, di mana nasabah tetap memperoleh bunga sebesar 6% meski mencairkan dana sebelum jatuh tempo.

Baca Juga: Krom Bank Bidik Pertumbuhan Laba Double Digit pada 2026

Sementara itu, Krom Max menawarkan bunga hingga 8,25% per tahun dan ditujukan bagi nasabah dengan tujuan keuangan jangka panjang.

Produk ini memungkinkan nasabah mencairkan dana sebelum tenor berakhir tanpa dikenai biaya penalti, meskipun bunga tidak diberikan apabila pencairan dilakukan sebelum jatuh tempo.

Strategi tersebut berdampak positif terhadap kinerja penghimpunan dana. Hingga November 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) Krom Bank tercatat tumbuh signifikan sebesar 176% secara tahunan (year on year) menjadi Rp7,87 triliun.

Anton menuturkan, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari konsistensi perseroan dalam berinovasi dan memperluas kolaborasi dengan ekosistem digital.

Ke depan, Krom Bank akan terus fokus meningkatkan akuisisi nasabah melalui penawaran suku bunga yang kompetitif, diversifikasi produk digital, serta menghadirkan inovasi yang progresif.

Baca Juga: Tawarkan Bunga Deposito Hingga 8,5%, Begini Cara Krom Bank Tetap Profit

“Strategi kami tidak hanya mengandalkan pricing, tetapi juga penguatan produk digital dan kolaborasi ekosistem agar pertumbuhan nasabah dan dana dapat berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.

Selanjutnya: Fintech Amartha Cetak Laba Dalam Beberapa Tahun Terakhir, Begini Strategi Tahun 2026

Menarik Dibaca: 5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×