kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   31.000   1,17%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

El Nino Mengancam Program Asuransi Usaha Tani Padi


Senin, 10 Agustus 2026 / 18:44 WIB
El Nino Mengancam Program Asuransi Usaha Tani Padi
ILUSTRASI. Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dihadapkan pada tantangan fenomena El Nino atau kemarau panjang yang berpotensi memicu gagal panen. (ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dihadapkan pada tantangan fenomena El Nino.

Menurut Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo, fenomena ini berpotensi memicu kemarau ekstrem dan kekurangan air irigasi sehingga secara langsung bisa meningkatkan risiko gagal panen.

Meski begitu, dampaknya tidak akan secara masif langsung terasa oleh industri asuransi karena porsi asuransi pertanian di Indonesia masih tergolong kecil.

“Dampak El Nino tidak secara masif mengguncang seluruh industri asuransi secara langsung,” ujarnya kepada Kontan, Senin (10/8/2026).

Baca Juga: Bisnis Emas Bank BJB Syariah Melesat 105%, Minat Investasi Masyarakat Meningkat

Namun, lonjakan pengajuan klaim atas ganti rugi tetap perlu diperhatikan oleh pemain asuransi seiring dengan potensi meningkatnya kesadaran dan permintaan kepesertaan baru terhadap program AUTP yang disubsidi pemerintah.

Kondisi ini menyebabkan lonjakan pengajuan klaim ganti rugi serta mendorong peningkatan kesadaran dan permintaan kepesertaan baru pada program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang disubsidi pemerintah.

Di sisi lain, lonjakan klaim juga berpotensi melonjak pada segmen yang berkaitan dengan kekeringan, kebakaran lahan, dan gagal panen.

Untuk menghadapi sejumlah tantangan tersebut, ia mengimbau sejumlah mitigasi yang bisa dilakukan oleh industri asuransi.

Baca Juga: Pembiayaan Emas BCA Syariah Melonjak 127,6% Hingga Juni 2026

Mulai dari penyesuaian seleksi risiko, memperkuat penempatan reasuransi, hingga memperluas cakupan program AUTP. Sejumlah langkah ini dilakukan untuk menghadapi potensi kekeringan dan gagal panen yang berdampak pada lonjakan klaim dan permintaan asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×