kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.905   -83,00   -0,46%
  • IDX 6.132   10,38   0,17%
  • KOMPAS100 795   2,00   0,25%
  • LQ45 608   0,26   0,04%
  • ISSI 213   1,28   0,61%
  • IDX30 337   -0,36   -0,11%
  • IDXHIDIV20 429   1,92   0,45%
  • IDX80 91   0,22   0,24%
  • IDXV30 116   0,99   0,86%
  • IDXQ30 110   0,25   0,22%

Fintech P2P lending Modal Rakyat salurkan pinjaman Rp 500 miliar saat pandemi


Minggu, 13 September 2020 / 09:29 WIB
ILUSTRASI. Fintech Modal Rakyat


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sebelum menjadi Dirut Modal Rakyat, Hendoko merupakan seorang yang memiliki latar belakang karir di industri perbankan (bankir) selama 10 tahun, khususnya dalam menangani kredit UKM. 

Sosok kelahiran Jambi ini diharapkan dapat membawa Modal Rakyat untuk menjadi perusahaan p2p lending yang mampu meningkatkan pembiayaan bagi UMKM di berbagai daerah. Adapun Stanislaus MC Tandelilin yang dulunya menjabat sebagai Direktur Utama, kini menjadi Direktur Modal Rakyat.

“Dengan pencapaian penyaluran 500 milyar, Modal Rakyat kini perlu dipimpin oleh Direksi yang memiliki pengalaman mendalam di manajemen risiko kredit seperti Hendoko, agar kualitas portofolio kredit UMKM di Modal Rakyat dapat terjaga. Saya akan senantiasa mendukung beliau terutama dari sisi manajemen pemasaran, keuangan, dan relasi eksternal,” ujar Stanis.

Selain pergantian direksi, tahun ini Modal Rakyat juga telah memiliki kantor baru tepatnya di Menara Prima (lantai 10) Kuningan, Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan.

Baca Juga: Fintech Cicil telah salurkan pembiayaan Rp 171 miliar

“Perjalanan kami masih panjang. Namun kami akan berupaya terus meningkatkan kualitas baik dari sisi layanan maupun produk. Pencapaian yang saat ini adalah salah satu wujud nyata kontribusi masyarakat dan mitra-mitra kami. Ke depan, kami harapkan semakin banyak peluang kolaborasi dan kerja sama untuk semakin meningkatkan pembiayaan UMKM,” pungkas Hendoko.

Selanjutnya: Mulai berkembang tahun 2016, begini kondisi fintech Indonesia hingga kuartal II-2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×