kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.915   13,00   0,08%
  • IDX 7.213   -89,39   -1,22%
  • KOMPAS100 999   -14,02   -1,38%
  • LQ45 738   -8,92   -1,20%
  • ISSI 253   -4,63   -1,80%
  • IDX30 402   -5,00   -1,23%
  • IDXHIDIV20 502   -8,18   -1,60%
  • IDX80 113   -1,42   -1,24%
  • IDXV30 137   -0,94   -0,68%
  • IDXQ30 131   -1,95   -1,47%

Fintech Samir Masih Kaji Kesiapan Integrasi Sistem Payment ID


Jumat, 08 Agustus 2025 / 14:15 WIB
Fintech Samir Masih Kaji Kesiapan Integrasi Sistem Payment ID
ILUSTRASI. Sahabat Mikro Fintek (Samir) menyambut positif rencana Bank Indonesia (BI) meluncurkan uji coba sistem Payment ID pada 17 Agustus 2025.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan fintech lending, PT Sahabat Mikro Fintek (Samir) menyambut positif rencana Bank Indonesia (BI) meluncurkan uji coba sistem Payment ID pada 17 Agustus 2025.

Chief Technology Officer Samir, Andreas menyampaikan bahwa pihaknya menilai ini sebagai langkah menuju integrasi sistem pembayaran nasional yang lebih efisien dan aman. 

Meski demikian, perusahaan juga menilai bahwa inovasi digital seperti Payment ID perlu dikaji secara menyeluruh, terutama dari aspek perlindungan data dan privasi pengguna.

"Oleh karena itu, saat ini kami masih mempelajari lebih lanjut ketentuan teknis dan regulasi yang akan menyertai implementasi Payment ID," ujar Andreas kepada Kontan, (8/8).

Baca Juga: Siap-siap, Ada Tawaran Bunga KPR dan KKB Mulai 1,75% di BNI wondrX 2025

Dari sisi teknis, Samir menyatakan dukungan terhadap upaya peningkatan interoperabilitas dan efisiensi sistem pembayaran. Namun, perusahaan belum sepenuhnya siap mengintegrasikan sistem ini lantaran masih menunggu kejelasan sejumlah aspek seperti standar integrasi, keamanan data, dan mekanisme autentikasi.

"Saat ini kami masih dalam tahap asesmen internal untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," lanjutnya.

Sebagai informasi, Payment ID merupakan kode unik yang terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang memungkinkan pemantauan seluruh transaksi keuangan digital secara mendetail.

Sistem identifikasi digital ini akan menjadi instrumen baru dalam pemantauan seluruh transaksi keuangan digital serta mengefisienkan penyaluran bantuan sosial (bansos).

Baca Juga: Survei BI: Proporsi Konsumsi Naik, Tabungan Tergerus pada Juli 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×