kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Fintech Samir Masih Kaji Kesiapan Integrasi Sistem Payment ID


Jumat, 08 Agustus 2025 / 14:15 WIB
Fintech Samir Masih Kaji Kesiapan Integrasi Sistem Payment ID
ILUSTRASI. Sahabat Mikro Fintek (Samir) menyambut positif rencana Bank Indonesia (BI) meluncurkan uji coba sistem Payment ID pada 17 Agustus 2025.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan fintech lending, PT Sahabat Mikro Fintek (Samir) menyambut positif rencana Bank Indonesia (BI) meluncurkan uji coba sistem Payment ID pada 17 Agustus 2025.

Chief Technology Officer Samir, Andreas menyampaikan bahwa pihaknya menilai ini sebagai langkah menuju integrasi sistem pembayaran nasional yang lebih efisien dan aman. 

Meski demikian, perusahaan juga menilai bahwa inovasi digital seperti Payment ID perlu dikaji secara menyeluruh, terutama dari aspek perlindungan data dan privasi pengguna.

"Oleh karena itu, saat ini kami masih mempelajari lebih lanjut ketentuan teknis dan regulasi yang akan menyertai implementasi Payment ID," ujar Andreas kepada Kontan, (8/8).

Baca Juga: Siap-siap, Ada Tawaran Bunga KPR dan KKB Mulai 1,75% di BNI wondrX 2025

Dari sisi teknis, Samir menyatakan dukungan terhadap upaya peningkatan interoperabilitas dan efisiensi sistem pembayaran. Namun, perusahaan belum sepenuhnya siap mengintegrasikan sistem ini lantaran masih menunggu kejelasan sejumlah aspek seperti standar integrasi, keamanan data, dan mekanisme autentikasi.

"Saat ini kami masih dalam tahap asesmen internal untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," lanjutnya.

Sebagai informasi, Payment ID merupakan kode unik yang terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang memungkinkan pemantauan seluruh transaksi keuangan digital secara mendetail.

Sistem identifikasi digital ini akan menjadi instrumen baru dalam pemantauan seluruh transaksi keuangan digital serta mengefisienkan penyaluran bantuan sosial (bansos).

Baca Juga: Survei BI: Proporsi Konsumsi Naik, Tabungan Tergerus pada Juli 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×