kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Fitch Ratings menghapus outlook positif Danamon


Kamis, 01 Agustus 2013 / 16:32 WIB
Fitch Ratings menghapus outlook positif Danamon
ILUSTRASI. Biji cokelat produksi PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).


Reporter: Dyah Megasari |

SINGAPURA. Pasca pengumuman batal diakuisisi oleh DBS Goup, Fitch Ratings langsung menghapus outlook positif Bank Danamon Tbk (BDMN).

Peringkat telah Issuer Default Rating (IDR) atau utang jangka panjang BB-, Peringkat nasional jangka panjang 'AA+(idn)', utang jangka pendek 'B', Dukungan '3' dan penilaian viabilitas 'bb+' dengan outlook stabil.

Penghapusan outlook positif tersebut hanya sehari setelah DBS Group Holdings (DBSGH) menarik usulan akuisisi Temasek Holdings '(Temasek) atas 67,4% saham Bank Danamon.

Ambreesh Srivastava, analis Fitch menjelaskan, penegasan ini mencerminkan kapitalisasi Bank Danamon masih tinggi, laba moderat, dan kredit macet yang masih kecil. Namun pertumbuhan bisnis bank terancam oleh kondisi ekonomi domestik dan inflasi yang tinggi.

April 2012, Fitch sempat menempatkan Bank Danamon di outlook positif sebagai cerminan dampak positif atas profil risiko setelah diakuisisi oleh DBS yang memiliki pendanaan lebih kuat.

Didirikan pada tahun 1956 dan tercatat di pasar efek pada tahun 1989, Danamon dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1999, setelah krisis keuangan Asia.

Kemudian BDMN dijual kepada Asia Financial (Indonesia) pada tahun 2003. Asia Financial (Indonesia) memiliki 67,4% dari Danamon, dan pada gilirannya sepenuhnya dimiliki oleh Fullerton Financial Holdings, sebuah perusahaan induk keuangan Temasek Holdings.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×