kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Fit&Proper Test, Ronald Waas sodorkan program 5+1


Senin, 05 Desember 2011 / 14:41 WIB
ILUSTRASI. Batubara


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Setelah Perry Warjiyo, kini giliran Ronald Waas memaparkan visi-misinya kepada Komisi XI DPR RI terkait fit & proper test Calon Deputi Gubernur BI.

Ronald yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia mengungkapkan program yang ia usulkan akan fokus pada penguatan usaha mikro dan kecil serta penetrasi sistem pembayaran baik tunai maupun non tunai. Ia memberi judul khusus bagi visi-misinya.

"Judulnya, lima plus satu program. Program 5+1 adalah lima program yang bersifat eksternal dan satu program bersifat internal," ujar Ronald di hadapan anggota dewan, Senin (5/12).

Berikut jabaran dari program 5+1 tersebut. Pertama, menata lembaga keuangan untuk memperkuat Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Kedua, menginisiasi lembaga untuk memperkuat UMK. Ketiga, mendorong distribusi dan penggunaan rupiah untuk daerah perbatasan. Keempat, memanfaatkan potensi domestik dalam pengelolaan uang. Kelima, melakukan penetrasi sistem pembayaran non tunai.

"Program Plus Satunya adalah meningkatkan tata kelola internal Bank Indonesia," ujar Ronald.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×