kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Gaet Dukungan BSI, International Islamic Expo 2026 Targetkan Transaksi Rp 115 miliar.


Kamis, 11 Juni 2026 / 16:20 WIB
Gaet Dukungan BSI, International Islamic Expo 2026 Targetkan Transaksi Rp 115 miliar.
ILUSTRASI. Masjidil Haram (SAUDI PRESS AGENCY/via REUTERS)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri wisata muslim dan perjalanan ibadah yang tetap tumbuh mendorong penyelenggara International Islamic Expo 2026 memasang target lebih tinggi pada tahun ini. Pameran wisata internasional tersebut membidik peningkatan jumlah pengunjung sekaligus nilai transaksi selama gelaran berlangsung.

International Islamic Expo 2026 yang akan digelar di Jakarta International Convention Center (JCC) pada 26–28 Juni 2026 menargetkan 25.000 pengunjung dengan potensi transaksi mencapai Rp 115 miliar. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencatat sekitar 22.000 pengunjung dengan nilai transaksi Rp 103 miliar.

Direktur Utama PT Aliya Kreasindo, Mutia Andriastuti mengatakan, optimisme tersebut didorong oleh meningkatnya partisipasi pelaku industri halal dari dalam maupun luar negeri. "Tahun ini, pameran akan diikuti sekitar 119 peserta, dengan sekitar 45% berasal dari mancanegara,” ujar Mutia, Rabu (10/6).

Sementara, Senior Vice President Islamic Ecosystem Group PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Rima Dwi Permatasari menilai, di tengah ketidakpastian ekonomi global, prospek ekosistem halal nasional masih cukup kuat. Sejumlah indikator menunjukkan aktivitas ekonomi syariah tetap tumbuh positif.

Baca Juga: BSI Kelola Payroll Karyawan di Lebih dari 27.000 Institusi pada April 2026

“Pada Ramadan tahun lalu penghimpunan zakat meningkat 25% atau lebih dari Rp 1 triliun. Kemudian transaksi qurban juga meningkat 34% atau sekitar Rp 600 miliar. Jadi saya rasa optimisme itu juga akan terjadi pada ekosistem haji dan umrah,” kata Rima.

Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari kinerja bisnis bank berkode saham BRIS tersebut. Hingga Maret 2026, aset BSI mencapai sekitar Rp 460 triliun, meningkat dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar Rp 456 triliun.

Dari ekosistem haji, BSI mencatat jumlah rekening tabungan haji mencapai 7,26 juta rekening atau tumbuh 24,3% secara tahunan. Sebanyak 83% atau sekitar 169.000 jamaah haji Indonesia berangkat melalui BSI.

Sementara pada segmen umrah, sekitar 84% dari total 1,6 juta jamaah umrah Indonesia tercatat menggunakan layanan BSI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×