CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Gara-gara siapkan PSAK 71, laba BTN di 2019 dipastikan lebih rendah dari tahun lalu


Kamis, 28 November 2019 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor Cabang Bank Tabungan Negara (BTN), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/10). BTN sebut laba bersih di penghujung tahun 2019 ini bakal lebih rendah dibandingkan periode tahun 2018 lalu untuk persiapan PSAK 71. KONTAN/Baihaki/1/10/10


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Menurutnya, pembentukan pencadangan tersebut memang memakan biaya cukup besar. Hanya saja, bila seluruh biaya telah terpenuhi maka nantinya rasio pencadangan atau coverage ratio BTN bisa menembus 127%.

Dus, dengan menyentuh angka tersebut, maka BTN akan lebih santai untuk menyalurkan kredit sekaligus mempermudah upaya penyelamatan kredit.

Baca Juga: CNAF targetkan pembiayaan dan laba tumbuh 30% pada tahun depan

Meski harus menggerus laba di tahun 2019, Nixon tetap optimis tahun depan laba bersih BTN bisa mencapai Rp 3 triliun. "Kalau sudah terpenuhi semua pencadangannya, sudah bisa nyaman. Bisa tidur nyenyak," sambungnya.

Adapun, sampai akhir tahun 2019 ini coverage ratio BTN kemungkinan baru akan sebesar 76%. Seluruh rencana penambahan biaya pencadangan tersebut menurutnya sudah diketahui dan disetujui oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×