kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Hanya 2 dari 16 emiten multifinance catat kenaikan laba di semester I 2020


Selasa, 04 Agustus 2020 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Pandemi Covid-19 menekan bisnis multifinance yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Khomarul Hidayat

Kehati-hatian juga mendorong semakin minimnya penyaluran pembiayaan. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance), misalnya, memutuskan untuk melangkah hati-hati dengan membatasi sementara lini produk pembiayaannya selama kuartal II-2020.

“Ini mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan pada semester I tahun ini, dimana nilai piutang pembiayaan bersih turun 9,5% yoy dari Rp16,46 triliun menjadi Rp 14,90 triliun, serta nilai pendapatan yang turun 2,75% yoy dari Rp 2,51 triliun menjadi Rp 2,43 triliun,” ujar Finance Director dan Corporate Secretary BFI Finance, Sudjono.

Oleh sebab itu, laba BFIN mengalai kontraksi 51,89% yoy dari Rp 690,16 miliar menjadi Rp 332,03 miliar di paruh pertama 2020. NPF perusahaan juga meningkat dari 1% di Juni 2019 menjadi sebesar 3,7% di akhir Juni 2020.

“Meskipun terdapat peningkatan NPF, kami tetap melakukan manajemen keuangan dan manajemen risiko yang berhati-hati, dimana pencadangan kerugian piutang telah ditingkatkan secara masif untuk mengantisipasi potensi kerugian piutang yang akan timbul di semester II,” ujar Sudjono.

Baca Juga: Strategi perusahaan multifinance tekan biaya operasional di masa pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×