kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Harga Emas Tinggi, Pembiayaan Gadai Emas Pergadaian Naik 33,43% per Agustus 2025


Selasa, 14 Oktober 2025 / 19:42 WIB
Harga Emas Tinggi, Pembiayaan Gadai Emas Pergadaian Naik 33,43% per Agustus 2025
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan tingginya harga emas ternyata juga berdampak positif terhadap layanan gadai emas perusahaan pergadaian./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/29/11/2023.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas tercatat melambung tinggi belakangan ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan tingginya harga emas ternyata juga berdampak positif terhadap layanan gadai emas perusahaan pergadaian.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menerangkan penyaluran pembiayaan gadai emas oleh industri pergadaian sebesar Rp 90,08 triliun per Agustus 2025. 

"Nilainya meningkat 33,43%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ucapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Senin (13/10).

Baca Juga: OJK Resmi Luncurkan Roadmap Pergadaian, Begini Respon Budi Gadai Indonesia

Agusman memperkirakan tingginya harga emas akan terus mendukung pertumbuhan kinerja layanan gadai emas di perusahaan pergadaian ke depannya.

Di sisi lain, PT Pegadaian (Persero) mengimbau kepada masyarakat yang memiliki emas agar tak menjualnya ketika harga sedang tinggi. Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan masyarakat lebih baik menggadai emas mereka apabila membutuhkan dana.

"Makin orang tahu harga emas mahal, orang akan memegang emas. Kalau punya emas jangan dijual, lebih baik digadai," ungkapnya saat ditemui di The Gade Tower, Jakarta Pusat, Rabu (8/10).

Sementara itu, Kepala Divisi Bisnis Bullion Pegadaian Kadek Eva Suputra menyebut kenaikan harga emas yang signifikan beberapa waktu terakhir sangat menjadi perhatian bagi masyarakat dan tentu memengaruhi bisnis Pegadaian, khususnya cicil emas.

Kadek bilang lonjakan harga emas bukan alasan utama bagi masyarakat untuk melepas atau menjual aset emas mereka. 

"Justru, dengan tren ketidakpastian ekonomi saat ini, emas tetap relevan sebagai pilihan pelindung aset," ungkapnya kepada Kontan.

Baca Juga: OJK Resmi Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Pergadaian Periode 2025-2030

Bagi nasabah yang baru berencana membeli emas, Kadek menerangkan lonjakan harga emas mungkin terasa memberatkan, tetapi masyarakat bisa memiliki emas dengan cara dicicil di Pegadaian. Lewat cicilan emas, masyarakat sangat mungkin untuk memiliki emas secara bertahap atau sesuai kondisi perekonomian. 

Kadek menambahkan saat masyarakat membutuhkan dana tunai, mereka tidak perlu menjual emas yang dimiliki, tetapi dapat memanfaatkan layanan gadai emas.

Dengan gadai emas, dia mengatakan masyarakat akan mendapatkan dana sesuai dengan kebutuhan, kemudian mereka dapat melakukan pelunasan dan mendapatkan emasnya kembali. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×