kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Hasil Investasi Jasindo Tumbuh 12,3% hingga November 2025


Selasa, 06 Januari 2026 / 17:58 WIB
Hasil Investasi Jasindo Tumbuh 12,3% hingga November 2025
ILUSTRASI. Nilai hasil investasi Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencapai Rp 265,87 miliar per November 2025, atau tumbuh 12,3%


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo mencatatkan pertumbuhan hasil investasi sebesar 12,30% secara tahunan (year on year/YoY) hingga November 2025.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, nilai hasil investasi perusahaan mencapai Rp 265,87 miliar. Menurutnya, pertumbuhan tersebut sejalan dengan tren positif industri asuransi umum dan reasuransi.

“Pertumbuhan hasil investasi ditopang oleh penerapan prinsip kehati-hatian serta strategi liability driven investment (LDI), di mana alokasi aset investasi disesuaikan dengan profil liabilitas perusahaan,” ujar Brellian kepada Kontan, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: AAUI Ungkap Penyebab Rasio Klaim Asuransi Kredit Tembus 85,56%

Ia menjelaskan, strategi tersebut membuat hasil investasi menjadi lebih optimal dengan tingkat risiko yang terukur, sekaligus menjaga kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban di masa depan.

Adapun kontributor utama peningkatan hasil investasi Jasindo berasal dari instrumen obligasi, terutama obligasi pemerintah yang mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Memasuki 2026, Jasindo menilai prospek ekonomi masih cukup positif meski dibayangi sejumlah tantangan, mulai dari dinamika geopolitik global hingga kondisi suku bunga rendah yang berpotensi menekan imbal hasil investasi. 

Untuk itu, Jasindo akan tetap mengimplementasikan strategi LDI sembari melakukan diversifikasi penempatan dana investasi, termasuk mengoptimalkan alternatif instrumen seperti reksadana dan saham.

Sejalan dengan itu, dalam data terakhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Oktober 2025 hasil investasi industri asuransi umum dan reasuransi juga tercatat tumbuh sebesar 15,96% secara tahunan dengan nilai mencapai Rp 8,36 triliun.

Selanjutnya: Presiden Korsel Lee Jae Myung Berswafoto dengan Xi Jinping Menggunakan Ponsel Xiaomi

Menarik Dibaca: Hujan Pagi Lanjut Sore Hari, Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok (7/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×