kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Hingga 31 Oktober, BNI salurkan KUR Rp 6,75 T


Minggu, 05 November 2017 / 17:15 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat realisasi penyaluran KUR sampai 31 Oktober 2017 sebesar Rp 6,75 triliun.

Realisasi KUR ini terdiri dari KUR ritel Rp 6,59 triliun. Sedangkan sisanya KUR mikro dan TKI masing-masing Rp 110 miliar dan Rp 50 miliar.

Bambang Setyatmojo, Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI bilang dengan fokus ke sektor produksi atau pertanian.

"Kami optimis KUR ke sektor produktif bisa dijaga minimal 40%," kata Bambang kepada Kontan.co.id, Minggu (5/11).

Sampai 31 Oktober 2017 Bambang mencatat realisasi penyaluran kredit ke sektor produktif mencapai 41% dari total kredit.

Sebagai gambaran, sampai akhir 2017 BNI mendapatkan jatah KUR sebesar Rp 12 triliun.

Dari total jatah tersebut, sebanyak Rp 11,5 triliun untuk KUR ritel, lalu Rp 300 miliar untuk KUR mikro dan sisanya Rp 200 triliun akan disalurkan untuk KUR TKI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×