kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45775,90   0,60   0.08%
  • EMAS934.000 0,32%
  • RD.SAHAM -0.03%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Hingga kini, Amartha sudah salurkan pinjaman senilai 2,39 triliun


Jumat, 08 Mei 2020 / 13:07 WIB
Hingga kini, Amartha sudah salurkan pinjaman senilai 2,39 triliun
ILUSTRASI. Pendiri lembaga peer to peer Lending Amartha Andi Taufan Garuda Putra. KONTAN/Muradi/2019/08/15

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemain fintech peer to peer lenfing PT Amartha Mikro Fintek telah menyalurkan pinjaman senilai Rp 2,39 triliun hingga saat ini. Pinjaman tersebut diberikan kepada 505.166 peminjam yang merupakan pengusaha mikro perempuan. Adapun tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman 90 hari (TKB 90) berada di level 99,38%.

Padahal sepanjang 2019, Amartha baru menyalurkan pinjaman senilai Rp 1,8 triliun. Pinjaman tersebut disalurkan kepada 380.000 peminjam.

Baca Juga: Gandeng Kitabisa.com, Amartha salurkan APD ke 30 puskesmas

Amartha yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa, kembali menyalurkan donasi untuk mencegah dan pemutusan penularan Covid-19 di lingkungan desa. Penyaluran donasi tahap 3 diberikan kepada masyarakat di Desa Ciseeng, Bogor, Jawa Barat.

“Masyarakat Desa sangat membutuhkan perhatian dan dukungan dalam melawan pandemi Covid-19. Keterbatasan informasi dan layanan kesehatan salah satu persoalan yang dihadapi oleh masyarakat desa. Melalui #DesaLawanCorona, Amartha berupaya untuk membantu desa melalui pemenuhan kebutuhan kesehatan dan edukasi terkait Covid-19,” ujar Founder dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra dalam keterangan tertulis pada Jumat (8/5).

Donasi yang diberikan kepada masyarakat Desa Ciseeng berupa 150 paket kesehatan keluarga yang berisikan masker, hand sanitizer dan vitamin, penyemprotan disinfektan di wilayah pemukiman masyarakat, Juga satu unit tempat cuci tangan komunal, dua paket Alat Pelindung Diri untuk Puskesmas Desa Ciseeng dan Jampang, serta edukasi tata cara hidup sehat dan bersih untuk mencegah penularan COVID-19.

“Tepat 10 tahun lalu, Desa Ciseeng menjadi saksi sejarah berdirinya Amartha. Pada penyaluran donasi #DesaLawanCorona kali ini, kami menyalurkan donasi yang bersumber dari donatur internal Amartha. Sebagai bentuk penghargaan atas semangat 1.672 Ibu Mitra Amartha Desa Ciseeng untuk terus maju mensejahterakan keluarga mereka. Semoga donasi ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Desa Ciseeng”, tambah Andi.

Andi meyakini desa memiliki peranan penting sebagai garda pertahanan terakhir sektor ekonomi dan pangan Indonesia, yang perlu untuk didukung dan dilindungi oleh masyarakat. "Sehingga pada pertengahan Maret 2020, Amartha meluncurkan program #DesaLawanCorona, sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu desa melawan virus corona atau Covid-19," lanjutnya.

#DesaLawanCorona digagas oleh Amartha sebagai gerakan kemanusiaan guna membantu masyarakat desa melawan Covid-19. Amartha berperan sebagai penyalur donasi masyarakat yang berfokus wilayah pedesaan Indonesia. Amartha telah bekerja sama dengan Kitabisa.com dan AFPI dalam penyaluran donasi tahap satu dan dua. Amartha memiliki jaringan di 12.300 desa di Jawa, Sumatera dan Sulawesi, dengan dukungan lebih dari 3.000 relawan #DesaLawanCorona.

"Hingga bulan Mei 2020, #DesaLawanCorona telah menyalurkan donasi bantuan senilai Rp 140 juta berupa 52 paket APD kepada 50 puskesmas di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, 150 paket kesehatan keluarga yang berisikan masker, hand sanitizer dan vitamin, penyemprotan disinfektan satu desa di wilayah pemukiman masyarakat, 1 unit tempat cuci tangan komunal," kata Andi.

Baca Juga: Kurangi penyebaran corona, AFPI bersama fintech P2P lending berikan donasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja merilis statistik Fintech bertajuk Perkembangan Fintech Lending (Pendanaan Gotong Royong Online).

Pada Maret 2020, pinjaman online melalui fintech peer to peer lending mencapai Rp 14,81 triliun. Angka ini naik 218,76% secara tahunan alias year on year.
Secara total, penyaluran pinjaman online per kuartal I 2020 sebesar Rp 102,53 triliun, melesat 208,83% dibandingkan Maret 2019 lalu.

Sementara total rekening borrower alias peminjam per Maret mencapai 4.292.313 peminjam, naik 256,28%. Adapun jika diakumulasikan secara tahunan jumlah borrower/peminjam mencapai 24.157.567 entitas . Angka ini naik 246,99%.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×