kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

ICRA: peran bank untuk PDB makin tinggi


Rabu, 19 Maret 2014 / 12:24 WIB
ICRA: peran bank untuk PDB makin tinggi
Promo JSM Hypermart terbaru 28-31 Oktober 2022 untuk promo hyper diskon weekend yang berlaku selama 4 hari menjelang akhir bulan ini.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. ICRA Indonesia menilai, peran industri perbankan di Indonesia sebagai agen pembangunan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Menurut Kreshna D Armand, Manager Analyst Financial Institution Rating ICRA Indonesia, dalam lima tahun terakhir, tingkat perbandingan antara jumlah kredit yang dipinjamkan perbankan dengan total Produk Domestik Bruto (PDB) atau gross domestic product (GDP) terus meningkat. "Tahun lalu, loans to GDP kita meningkat sampai 36,2%," kata Kreshna di Jakarta, Rabu (19/3).

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) dalam lima tahun terakhir, loan to GDP Indonesia mencapai 26,4% pada tahun 2008. Kemudian sempat menurun menjadi 25,7% pada 2009, lalu naik kembali jadi 27,5% pada 2010. Rasio penggunaan kredit untuk pertumbuhan ekonomi meningkat lagi menjadi 30,5% di tahun 2011, dan terus naik jadi 32,9% di tahun 2012.

Tren ini menunjukkan peran industri perbankan di Indonesia secara perlahan semakin meningkat dalam menjalankan fungsinya sebagai agen pembangunan. "Tahun ini diperkirakan loan to GDP naik. Cuma tidak terlalu besar karena pertumbuhan kredit perbankan tahun ini juga tidak akan terlalu tinggi," pungkas Kreshna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×