kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Incar NIM 4%, NISP targetkan laba Rp 1,56 triliun


Senin, 13 April 2015 / 12:16 WIB
ILUSTRASI. Booth minuman Teguk yang dikembangkan PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) saat pencatatan perdana saham di Main Hall BEI, Jakarta (10/7).


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank OCBC NISP mengincar pertumbuhan laba bersih 15%-20% di tahun ini. Jika mengacu pada perolehan laba bersih di 2014 yang sebesar Rp 1,3 triliun, maka laba bersih NISP di tahun ini bakal berkisar Rp 1,49 triliun hingga Rp 1,56 triliun.

Hartati, Direktur OCBC NISP menerangkan, salah satu upaya NISP mengejar pertumbuhan laba itu adalah dengan mempertahankan net interest marjin (NIM) pada level 4%. "Kami jaga NIM pada kisaran 4%. Tahun lalu, NIM kami pertahankan pada level 4,1%," terang Hartati, pekan lalu.

Hartati menambahkan, OCBC NISP juga berharap dapat mengendalikan biaya dana alias cost of fund agar target NIM tersebut tidak meleset. Untuk itu, lanjut Hartati, pihaknya akan lebih mengutamakan pengelolaan dana dengan memperkuat pertumbuhan porsi dana murah (tabungan dan giro) dan mengendalikan tingkat bunga deposito.

Sejalan dengan itu, Hartati juga bilang, OCBC NISP mengincar pendapatan berbasis komisi tumbuh 20%. "Terutama dari trade finance, bancassurance, dan wealth management," imbuh Hartati. Dengan target itu, Hartati berharap, porsi fee based bisa menjadi 20% terhadap total pendapatan operasional NISP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×