kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Indentifikasi nasabah, BI adopsi data Kemendagri


Senin, 23 Februari 2015 / 13:12 WIB
Indentifikasi nasabah, BI adopsi data Kemendagri
ILUSTRASI. Nasabah Valas Merapat, Intip Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Jumat (8/9)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/12/2021.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kerja sama layanan keuangan melalui pemanfaatan data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik. Data yang dikelola oleh Kemendagri dapat digunakan oleh BI untuk mendukung efisiensi transaksi keuangan.

Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI mengatakan, dengan memanfaatkan data tersebut, masyarakat akan mendapatkan beberapa manfaat antara lain penyaluran kredit, biaya proses indentifikasi calon nasabah, dan potensi terjadinya kejahatan (fraud) dalam transaksi keuangan menjadi berkurang. 

“Ini revolusi baru untuk pendataan masyarakat yang ingin terkoneksi dengan bank,” kata Halim, Senin (23/2). Keuntungan masyarakat dari penggunaan data tersebut adalah pelaksanaan assessment perilaku keuangan sektor rumah tangga, surveillance implementasi kebijakan loan to value (LTV) dan Sistem Informasi Debitur (SID).

Lanjutnya, pemanfaatan data secara lebih luas akan dilakukan BI dalam penerbitan Financial Identity Number (FIN). FIN ini merupakan nomor yang diberikan kepada seluruh masyarakat termasuk yang selama ini belum terjangkau layanan perbankan. “FIN dapat menyediakan informasi mengenai potensi nasabah yang dapat dibiayai,” tambahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×