kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.857   37,00   0,22%
  • IDX 8.375   -21,42   -0,26%
  • KOMPAS100 1.177   -5,47   -0,46%
  • LQ45 845   -2,41   -0,28%
  • ISSI 299   -1,10   -0,37%
  • IDX30 444   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 531   0,69   0,13%
  • IDX80 131   -0,51   -0,39%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 143   0,22   0,15%

Indo Premier Rilis xRDN, Layanan Menabung Digital, Cek Potensi Imbal Hasilnya


Selasa, 24 Februari 2026 / 10:25 WIB
Indo Premier Rilis xRDN, Layanan Menabung Digital, Cek Potensi Imbal Hasilnya
ILUSTRASI. Fitur IPOT Booster (Dok/IndoPremier). PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) mencatat salah satu risiko di era keuangan digital bagi masyarakat tidak lagi semata berasal dari fluktuasi pasar


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) mencatat salah satu risiko di era keuangan digital bagi masyarakat tidak lagi semata berasal dari fluktuasi pasar.

Melainkan dari uang yang tidak bekerja dan sistem penyimpanan dana yang tidak benar-benar aman. 

Maraknya kasus phishing, pembobolan akun keuangan, dan penyalahgunaan identitas digital menunjukkan bahwa risiko finansial kini lebih banyak datang dari sisi keamanan akses, bukan hanya dari pergerakan harga.

CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto, mengatakan, selama ini, banyak platform keuangan berlomba menawarkan kemudahan transaksi dan fitur cepat.

Baca Juga: Deposito Bank Digital Masih Menggiurkan, Imbal Hasil Capai 9%! Cek Daftar Terbarunya

Namun sering kali menempatkan keamanan sebagai lapisan tambahan. Ketika terjadi gangguan sistem atau manipulasi akses akun, nasabah justru menjadi pihak paling rentan.

IPOT melihat bahwa di lanskap keuangan digital saat ini, keamanan tidak boleh menjadi fitur opsional keamanan harus menjadi fondasi system.

Berangkat dari prinsip tersebut, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan xRDN, sebuah cara menabung digital berbasis pasar modal yang dirancang untuk menjawab dua tantangan utama sekaligus. Yakni dana yang tidak produktif dan risiko keamanan digital yang rapuh. 

“xRDN bukan hanya menawarkan potensi imbal hasil sekitar ±2%, jauh lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan bank konvensional pada umumnya, tetapi juga dibangun di atas filosofi Security is IPOT Foundation,” ucap Moleonoto dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2022). 

Baca Juga: BPSJ Watch Nilai Imbal Hasil BPJS Ketenagakerjaan 2025 Belum Optimal

Ia bilang, dalam industri sekuritas, sebagian besar Rekening Dana Nasabah (RDN) maupun tabungan bank hanya memberikan imbal hasil sekitar 0,02%–0,2% per tahun.

xRDN hadir sebagai alternatif yang lebih produktif bagi dana parkir investor, tanpa mengorbankan aspek perlindungan sistem dan akses akun.

Kepercayaan terhadap pendekatan ini terlihat jelas saat gejolak pasar pada akhir Januari lalu.

Di tengah meningkatnya volatilitas dan sikap defensif investor, IPOT justru mencatat masuknya dana investor dalam skala triliunan rupiah ke dalam ekosistem xRDN, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kombinasi produktivitas dana dan kekuatan fondasi keamanan IPOT.

Dari sisi keamanan, xRDN dirancang dalam ekosistem yang tidak bergantung pada satu lapisan sistem semata. Jika terjadi gangguan pada sistem eksternal seperti perbankan, dana nasabah tetap berada dalam struktur yang terisolasi dan aman. 

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bukukan Imbal Hasil di Atas Counter Rate pada 2025

Lebih jauh, IPOT menerapkan sistem keamanan 3-lapis yang memastikan bahwa sekalipun pengguna menjadi korban phishing, akun saham tetap terkunci dan tidak dapat disalahgunakan secara sepihak. Pendekatan ini menempatkan perlindungan akun sebagai prioritas utama, bukan sekadar kecepatan transaksi.




TERBARU

[X]
×