kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Deposito Bank Digital Masih Menggiurkan, Imbal Hasil Capai 9%! Cek Daftar Terbarunya


Selasa, 06 Januari 2026 / 18:35 WIB
Deposito Bank Digital Masih Menggiurkan, Imbal Hasil Capai 9%! Cek Daftar Terbarunya
ILUSTRASI. Daftar terbaru imbal hasil deposito bank digital yang masih tinggi walaupun suku bunga acuan BI turun


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Tren penurunan suku bunga acuan belum sepenuhnya mengubah strategi pendanaan bank digital. Di saat bank-bank konvensional mulai menurunkan bunga simpanan seiring meredanya tekanan likuiditas, bank digital justru masih agresif menawarkan bunga deposito tinggi untuk menarik dana masyarakat.

Berdasarkan penelusuran Kontan, sejumlah bank digital menawarkan bunga deposito di kisaran 3,75% hingga 9%.

Sementara tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) saat ini hanya 3,5%. Artinya, tawaran bank digital jauh di atas LPS rate.

Bunga tertinggi ditawarkan Bank Amar, yakni hingga 9% per tahun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Serupa, Bank Aladin Syariah juga menawarkan bunga yang tinggi sampai 9% per tahun.

Tak ketinggalan, Krom Bank Indonesia juga menawarkan bunga tinggi di kisaran 7%-8,25%. Lalu disusul superbank yang menawarkan bunga deposito mulai 6% hingga 7,5%.

Baca Juga: Perbankan Berharap Insentif Bisa Dorong Penyaluran KPR Lebih Kencang

Berikut daftar suku bunga deposito bank-bank digital terbaru 2026:

1. Amar Bank (AMAR)

PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) menetapkan bunga deposito di rentang 5,75% hingga 9% per tahun. Dengan rincian, bunga 5,75% per tahun untuk tenor 1 bulan, 6% per tahun dengan tenor 3 bulan, dan bunga 6,25% per tahun untuk tenor 6 bulan.

Kemudian, perseroan menawarkan bunga 7% per tahun dengan tenor 12 bulan, bunga 7,5% per tahun dengan tenor 18 bulan, bunga 8% per tahun dengan tenor 24 bulan, serta bunga tertinggi 9% per tahun berlaku untuk tenor 36 bulan. 

2. Bank Aladin Syariah (BANK)

Bank digital syariah pertama di Indonesia, PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) melalui produk Ala Deposito menawarkan bagi hasil hingga 9% per tahun dengan jangka waktu deposito yang beragam, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan.

3. Krom Bank (BBSI)

PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) menawarkan dua tipe produk deposito berjangka yakni Krom Flex dan Krom Max. Untuk produk Krom Flex, perseroan menawarkan bunga deposito sebesar 6,50%-7,75% per tahun.

Sementara untuk Krom Max, perseroan menawarkan bunga tertinggi sebesar 8,25% per tahun dengan tenor 12 bulan, sedangkan bunga terendah 7,00% per tahun berlaku untuk tenor 14 hari.

4. Superbank (SUPA)

PT Super Bank Indonesia (Superbank) mempertahankan suku bunga deposito rupiahnya di kisaran 6,00% - 7,50% per tahun.  Bunga deposito sebesar 6,00% ditawarkan untuk penempatan dana mulai dari Rp 500.000 hingga Rp  1 miliar serta di atas Rp 1 miliar dengan tenor 7 dan 14 hari. Sementara, bunga 7,50% per tahun berlaku untuk penempatan dana mulai dari Rp500.000 hingga Rp1 miliar dengan tenor 1 hingga 12 bulan.

5. HiBank

PT Bank Hibank Indonesia menetapkan suku bunga deposito online rupiah sebesar 4,50% per tahun dengan tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. 

6. Bank Jago (ARTO)

Bank Jago menawarkan suku bunga deposito rupiah di kisaran 5,00%-6% per tahun. Baru-baru ini, Bank Jago menyesuaikan bunga deposito untuk simpanan di atas Rp1 miliar menjadi 6% per tahun, turun 25 basis poin dari sebelumnya 6,25%. Bunga 6% berlaku untuk tenor 1 dan 3 bulan, sedangkan tenor 6 dan 12 bulan ditetapkan bunga sebesar 5,75% per tahun.

Bank Jago menetapkan bunga 5,00% per tahun untuk simpanan Rp1 juta - Rp99,99 juta dengan tenor 1 bulan, sedangkan tenor 3, 6, dan 12 bulan sebesar 5,25%.

Baca Juga: Hasil Investasi Jasindo Tumbuh 12,3% hingga November 2025

7. Allo Bank (BBHI)

Allo Bank Indonesia (BBHI) menetapkan bunga 5,5% per tahun untuk simpanan minimal Rp 1 juta. Bunga tersebut berlaku untuk tenor 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan. Penawaran ini berlaku efektif 11 November 2025. 

8. Bank Raya (AGRO)

Bank Raya Indonesia (AGRO) melalui produk Saku Jaga Optimal menawarkan bunga deposito mulai dari 4,00% hingga 6,00% per tahun. Bunga deposito sebesar 6,00% per tahun ditawarkan untuk tenor 24 bulan, sedangkan bunga 4% berlaku untuk tenor 1 bulan. 

Selain itu, Bank Raya menawarkan tenor 3 bulan dengan bunga 4,25%, tenor 6 bulan dengan bunga 4,50%, dan tenor 12 bulan dengan bunga 5,00% per tahun.

9. Blu by BCA

Bank BCA Digital menawarkan bunga deposito yang beragam. Blu by BCA menetapkan bunga tertinggi sebesar 4,75% dan terendah 3,50% per tahun. Blu by BCA menawarkan bunga 3,50% per tahun dengan tenor 1 hingga 12 bulan untuk penempatan dana Rp 1 juta - Rp 9,99 juta. Bunga sebesar 4,75% per tahun berlaku untuk penempatan dana di atas Rp1 miliar dengan tenor 3 bulan.

10. SeaBank

Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mulai 17 Oktober 2025 melakukan penyesuaian terhadap suku bunga deposito rupiahnya. Anak usaha Sea Group itu menawarkan suku bunga deposito mulai dari 3,75% untuk tenor 1 bulan hingga 6% untuk tenor 12 bulan. 

11. Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia menawarkan produk deposito reguler dengan bunga maksimal 6,50% per tahun untuk simpanan di atas Rp 2 miliar dengan tenor 6 bulan - 12 bulan Mulai 10 November 2025. Untuk bunga terendah, bank menawarkan bunga sebesar 4,00% per tahun untuk simpanan di bawah Rp 500 juta dengan tenor 1 bulan-2 bulan.

12. Bank Neo Commerce (BBYB)

Bank Neo Commerce (BBYB) atau BNC masih mempertahankan bunga produk deposito WOW berjangka di rentang 5,00% - 7,50% per tahun. Bunga sebesar 7,00% berlaku untuk tenor 6 bulan, 6,75% untuk 3 bulan, 6,25% untuk 1 bulan, serta suku bunga terendah 5,00% per tahun berlaku untuk deposito WOW 7 hari.

 

Pemberian imbal hasil yang menarik masih menjadi strategi bank untuk menarik nasabah. Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengaku hal itu ditempuh demi menempatkan Krom Bank sebagai bank digital pilihan utama masyarakat. 

Dampaknya terlihat pada lonjakan deposito kelolaan bank. Per November 2025, jumlah deposito Krom Bank tercatat sebanyak Rp 6,24 triliun, tumbuh pesat 157,61% YoY. Namun agak berbeda dengan Amar Bank, pertumbuhan CASA Krom Bank malah lebih pesat, yakni hingga 279,58% menjadi Rp 1,6 triliun. 

Meski begitu, secara profitabilitas Amar Bank mencatatkan pertumbuhan yang lebih moderat, yakni sebesar 7,77% YoY menjadi Rp 139,79 miiliar. 

Di sisi lain, Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono menyebut, pada dasarnya penawaran bunga tinggi memang menjadi strategi bank digital untuk memperluas penetrasi, apalagi jika dibandingkan dengan bank konvensional yang sudah lebih dikenal luas masyarakat. 

Namun begitu, menurutnya beban bunga yang tinggi di bank digital dapat diimbangi dengan rendahnya beban operasional. 

“Bank digital semuanya diproses secara digital, tentu struktur biayanya lebih rendah daripada bank konvensional yang masih mengandalkan kantor cabang,” kata Eri kepada kontan.co.id.

Sementara itu, Advisor Banking & Finance Development Center, Moch Amin Nurdin, menilai hingga saat ini belum terlihat penurunan signifikan pada bunga deposito bank digital.

Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari kebutuhan bank digital untuk menjaga daya tarik produk simpanan di tengah fase penguatan bisnis.

Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Gandeng BASE untuk Pembiayaan Efisiensi Energi

“Belum ada penurunan. Bank digital masih membutuhkan dukungan dana untuk investasi awal, sementara bunga kredit relatif lebih tinggi, sehingga bunga deposito tetap dijaga agar margin tetap stabil,” ujar Amin.

Ia menambahkan, tingginya bunga deposito masih menjadi pembeda utama bank digital dibandingkan bank konvensional. Selain imbal hasil yang lebih menarik, proses pembukaan dan pengelolaan deposito di bank digital juga dinilai jauh lebih sederhana dan cepat karena sepenuhnya berbasis digital.

“Bunga masih tinggi dan prosesnya simpel. Ini yang membuat deposito bank digital lebih menarik bagi nasabah,” jelasnya.

Di antara sejumlah bank digital, Amin menilai deposito KromBank saat ini menjadi salah satu yang cukup menarik dari sisi tingkat bunga. Namun demikian, ia mengingatkan nasabah untuk tidak hanya terpaku pada besaran imbal hasil semata.

Sebelum menempatkan dana di deposito bank digital, nasabah perlu mencermati beberapa aspek penting, mulai dari kinerja bank, komitmen manajemen, hingga dukungan pemegang saham pengendali (PSP). Faktor-faktor tersebut dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan bisnis dan keamanan dana nasabah.

“Yang perlu diperhatikan adalah kinerja bank serta komitmen manajemen dan PSP. Itu menjadi indikator penting dalam menilai kesehatan bank digital,” tutup Amin.

Selanjutnya: Bursa Asia Dekati Level Tertinggi 5 Tahun, Taiwan, Singapura, & Indonesia Cetak Rekor

Menarik Dibaca: Hujan Pagi Lanjut Sore Hari, Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok (7/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×