kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Indomobil Finance kantongi pinjaman US$ 172,5 juta


Jumat, 08 Agustus 2014 / 11:35 WIB
Indomobil Finance kantongi pinjaman US$ 172,5 juta
ILUSTRASI. 5 Tips Makeup Flawless Tanpa Foundation.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Indomobil Finance Indonesia menandatangani sindikasi pinjaman sebesar US$ 172,5 juta dengan 12 bank internasional. Jumlah fasilitas kredit dari sindikasi ini merupakan tertinggi yang pernah diperoleh emiten obligasi sektor multifinance tersebut.

Gunawan, Direktur Indomobil Finance mengungkapkan, dana yang diperolehnya dari sindikasi akan digunakan untuk menopang bisnis pembiayaan sampai satu tahun ke depan. “Untuk aktivitas usaha pembiayaan tahun ini sendiri diperkirakan sudah cukup,” ujarnya kepada KONTAN, Jumat (8/8).

Sindikasi ini merupakan kelima kalinya setelah sindikasi tahun 2009 silam sebesar US$ 60 juta, masing-masing US$ 75 juta di tahun 2011 dan 2012, serta US$ 126 juta di tahun 2013. Perseroan sendiri melakukan lindung nilai (hedging) atas sindikasi ini untuk memitigasi risiko karena nilai tukar dan suku bunga yang fluktuatif.

Adapun, bank yang menjadi rekanan perseroan dalam sindikasi anyar ini, antara lain Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, Mizuho Bank Ltd, CTBC Bank Co, The Royal Bank of Scotland PLC, Krung Thai Bank Public Company Limited, dan Singapore Branch Aozora Bank.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi, sebelumnya, IMFI tercatat mengantongi laba sebesar Rp 61,4 miliar hingga semester pertama tahun ini. Itu berarti tumbuh 44,8% ketimbang periode yang sama tahun lalu, yakni Rp 42,4 miliar. Kenaikan laba ditopang oleh peningkatan jumlah pendapatan dan terjaganya beban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×