kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Indonesia Re akan tarik dana MCB Rp 2,5 triliun


Selasa, 21 Juni 2016 / 19:27 WIB
Indonesia Re akan tarik dana MCB Rp 2,5 triliun


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Untuk mewujudkan perusahaan reasuransi raksasa, masalah permodalan harus jadi perhatian. Namun, hal itu tidak menjadi persoalan bagi PT Reasuransi Indonesia Utama atau Indonesia Re.

Meski tahun ini tidak mendapat jatah penyertaan modal negara (PMN), Direktur Utama Indonesia Re, Frans Sahusilawane bilang, masih ada sumber-sumber lain yang lebih potensial.

Soalnya, menurut dia, masih ada stand by mandatory convertible bond atau MCB sebesar Rp 3,1 triliun dari total Rp 4 triliun yang masih bisa ditarik. Adapun penerbitan obligasi wajib konversi yang tersedia berasal dari empat perusahaan pelat merah yaitu PT Taspen, Perum Jamkrindo, PT Jasa Raharja, dan PT Asabri.

Di tahun ini, sejumlah dana rencananya akan ditarik setelah melakukan pembahasan rencana dan anggaran kerja di tahun depan. "Kalau menurut hitungan saya mungkin butuh Rp 1,5 triliun sampai Rp 2,5 triliun," kata dia, belum lama ini.

Jumlah tersebut masih akan bergantung pada target-target Indonesia Re di 2017. Yang pasti, menurut Frans, penarikan dana MCB terbilang lebih cepat dan bisa dilakukan kapan saja saat dibutuhkan.

Dengan makin kuatnya Indonesia Re, ia bilang, perusahaan bisa makin leluasa untuk bisa menyerap premi reasuransi yang selama ini masih banyak terbuang ke luar negeri. Di mana masalah kapasitas reasuransi domestik masih menjadi salah satu alasannya.

Untuk bisa menarik premi yang biasanya diekspor ini, Frans bilang, pihaknya harus punya kompetensi untuk menjadi leader dari perusahaan reasuransi termasuk bila bekerja sama dengan reasuransi asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×