kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Ini alasan rasio profitabilitas bank syariah lebih rendah dari bank konvensional


Senin, 04 Juni 2018 / 14:56 WIB
ILUSTRASI. Pembiayaan Perbankan Syariah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rasio profitabilitas bank syariah berdasarakan data kuartal I 2018 ini tercatat lebih rendah dibandingkan bank konvensional. Bahkan return on asset (ROA) bank syariah lebih rendah dari bank konvensional kecil yang bermodal di bawah Rp 1 triliun.

Mengintip data statistik sistem keuangan dari Bank Indonesia (BI) per Maret 2018, RoA bank syariah 1,23%.

Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis BNI Syariah bilang profitabilitas bank syariah lebih rendah disebabkan karena biaya operasional yang lebih tinggi.

"Selain itu biaya dana juga relatif lebih tinggi dibaningkan bank kovensional," kata Dhinas kepada kontan.co.id, Senin (4/6). Secara umum kinerja industri bank syariah sampai kuartal I 2018 ini cukup bagus.

Hal ini bisa dilihat dari laba bersih bank syariah yang naik 15,29% yoy menjadi Rp 626 miliar. Pembiayaan juga naik 6,73% yoy menjadi Rp 190 triliun. Seiring pertumbuhan pembiayaan, rasio kredit bermasalah (NPL) bank syariah juga turun 112 basis poin menjadi 4,56%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×