kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini bisnis yang dapat dioptimalkan saat tren bunga naik menurut OCBC NISP


Rabu, 17 Oktober 2018 / 19:16 WIB
ILUSTRASI. Bisnis Wealth Management Banking OCBC NISP


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usaha bank dalam memacu pendapatan non bunga termasuk fee based income menghadapi berbagai tantangan. 

Direktur Utama PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati menyatakan tantangan tersebut berasal dari dalam negeri. Namun Parwati menilai masih ada beberapa peluang untuk menggenjot pertumbuhan pendapatan non bunga saat tren kenaikan suku bunga.

"Secara total, pertumbuhan non interest income di kuartal tiga ini penuh tantangan seiring dengan gejolak pasar terutama dalam hal currency dan interest rate," ujar Parwati kepada Kontan.co.id, Rabu (17/10).

Parwati menambahkan, bisnis yang masih dapat dioptimalkan adalah penjualan produk wealth management. Melihat tantangan dan peluang ini, Parwati memproyeksi hingga akhir tahun tidak akan berbeda jauh dengan kondisi kuartal ketiga. Lantaran tantangan dan gejolak masih akan terus berlanjut.

Sebagai gambaran saja, pada Agustus 2018, pendapatan operasional selain bunga bersih Rp 1,81 triliun. Nilai ini turun 8,58% year on year dari posisi yang sama tahun lalu Rp 1,98 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×