kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.930   -82,00   -0,46%
  • IDX 6.044   157,52   2,68%
  • KOMPAS100 803   27,79   3,58%
  • LQ45 606   18,82   3,21%
  • ISSI 207   6,38   3,17%
  • IDX30 344   10,01   2,99%
  • IDXHIDIV20 425   10,62   2,56%
  • IDX80 91   3,06   3,49%
  • IDXV30 114   3,78   3,43%
  • IDXQ30 111   2,85   2,64%

Ini cara bank besar cegah margin susut


Jumat, 05 Januari 2018 / 10:16 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank besar sudah mengantisipasi turunnya margin bunga bersih (NIM) pada tahun ini. Turunnya margin keuntungan bank ini karena transmisi penurunan bunga kredit sudah mulai berjalan tahun ini.

PT Bank Mandiri Tbk memperkirakan NIM pada kuartal 1 2018 ini 5,5%-5,8%. Proyeksi NIM kuartal awal 2018 ini lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu 5,9%.

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri bilang penurunan NIM ini disebabkan karena faktor biaya dana karena likuiditas yang melonggar.

"Kami harapkan masih ada efisiensi lebih lanjut," kata Tiko sapaan akrabnya kepada Kontan.co.id, Jumat (5/1).

Untuk mengompensasi penurunan NIM, Bank Mandiri akan mengoptimalkan pertumbuhan kredit. Diharapkan tahun ini pertumbuhan kredit Bank Mandiri 10%-13%.

Mandiri memperkirakan pada tahun ini suku bunga kredit tetap dalam tren menurun, khususnya untuk KPR dan korporasi.

Iman Nugroho Soeko, Direktur Treasury dan Keuangan BTN memperkirakan NIM pada kuartal 1 2018 sebesar 4,5%-5%. Proyeksi ini sedikit lebih tinggi dari NIM di periode sama 2017 4,32%.

"Pendapatan fee based diharapkan bisa mengompensasi penurunan NIM," kata Iman kepada Kontan.co.id, Jumat (5/1).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×