CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Ini cara bank besar cegah margin susut


Jumat, 05 Januari 2018 / 10:16 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank besar sudah mengantisipasi turunnya margin bunga bersih (NIM) pada tahun ini. Turunnya margin keuntungan bank ini karena transmisi penurunan bunga kredit sudah mulai berjalan tahun ini.

PT Bank Mandiri Tbk memperkirakan NIM pada kuartal 1 2018 ini 5,5%-5,8%. Proyeksi NIM kuartal awal 2018 ini lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu 5,9%.

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri bilang penurunan NIM ini disebabkan karena faktor biaya dana karena likuiditas yang melonggar.

"Kami harapkan masih ada efisiensi lebih lanjut," kata Tiko sapaan akrabnya kepada Kontan.co.id, Jumat (5/1).

Untuk mengompensasi penurunan NIM, Bank Mandiri akan mengoptimalkan pertumbuhan kredit. Diharapkan tahun ini pertumbuhan kredit Bank Mandiri 10%-13%.

Mandiri memperkirakan pada tahun ini suku bunga kredit tetap dalam tren menurun, khususnya untuk KPR dan korporasi.

Iman Nugroho Soeko, Direktur Treasury dan Keuangan BTN memperkirakan NIM pada kuartal 1 2018 sebesar 4,5%-5%. Proyeksi ini sedikit lebih tinggi dari NIM di periode sama 2017 4,32%.

"Pendapatan fee based diharapkan bisa mengompensasi penurunan NIM," kata Iman kepada Kontan.co.id, Jumat (5/1).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×