kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini cara Bank Mandiri pupuk modal hingga Rp 200 T


Minggu, 14 Desember 2014 / 11:10 WIB
ILUSTRASI. Selamat Hari Raya Idul Adha 2023. Pakai Link Download Twibbon & Ucapan Idul Adha Ini


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Uji Agung Santosa

BUKITTINGGI. Keinginan PT Bank Mandiri TBK menjadi bank terbaik di kawasan ASEAN pada tahun 2020, terkendala jumlah modal.

Menurut Managing Director Chief Financial Officer Bank Mandiri, Pahala N Mansury idealnya, jumlah modal yang harus dimiliki bank berkode emiten BMRI tersebut adalah lebih dari Rp 200 triliun. "Kalau sekarang kami sekitar Rp 90-an triliun. Mudah-mudahan bisa tumbuh sampai Rp 200 triliun lebih," katanya saat media training di Bukittinggi, Jumat (12/12).

Untuk mewujudkan harapan tersebut, pihaknya dapat melakukan perbaikan maupun pemupukan modal. "Ini opsi selain melihat pertumbuhan anorganik karena mungkin kita tidak terlalu fokus ke sana (anorganik)," ujarnya.

Selain itu, salah satu cara untuk meningkatkan permodalan perbankan adalah melalui deviden pield yang diharapkan pada tahun 2020 nanti berada pada kisaran 20% lebih. "Sudah disampaikan oleh pemerintah melalui review deviden pield. Sekarang di 30% lebih, ya kita harapkan nanti bisa di 20% lebih," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×