kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini penyebab NPL Bank MNC capai 7,23% di 2017


Minggu, 01 April 2018 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. PEMBUKAAN CABANG MNC BANK


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank MNC Internasional Tbk catat kerugian Rp 685 miliar sepanjang 2017. Kerugian ini berbanding terbalik dengan laba bersih Rp 9 miliar yang dicatat di 2016.

Hal ini berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang dikirimkan bank berkode emiten BABP ini ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Sabtu (31/3).

Rugi bersih ini salah satunya disebabkan oleh kenaikan NPL yang cukup tinggi 446bps menjadi 7,23% di 2017. Kontan.co.id, mencatat ada empat sektor yang menyumbang NPL terbesar di akhir 2017 lalu.

Empat sektor ini adalah perdagangan restoran hotel, konstruksi, jasa dunia usaha, dan perindustrian. Sebanyak 4 sektor ini menyumbang 73% dari total NPL Bank MNC di 2017.

Sektor penyumbang NPL pertama adalah perdagangan restoran dan hotel dengan kontribusi 21,6% dari total NPL atau Rp 111,3 miliar. NPL sektor ini naik tipis 1% dibandingkan 2016 lalu atau year on year (yoy).

Kedua adalah kredit konstruksi. Bisa dibilang NPL sektor ini mengalami kenaikan cukup pesat dibandingkan tahun lalu atau 1051% yoy menjadi Rp 75,3 miliar.

Ketiga adalah kredit jasa dunia usaha yang naik 396% yoy menjadi Rp 74,9 miliar. Keempat adalah kredit perindustrian yang naik 463% yoy menjadi Rp 113,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×