kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini permintaan OJK terkait asuransi korban AirAsia


Selasa, 06 Januari 2015 / 20:09 WIB


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Selain mengimbau penyelesaian kewajiban klaim asuransi penumpang dan asuransi perjalanan pada korban jatuhnya Air Asia QZ8501, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mendesak perusahaan asuransi komersial lainnya untuk proaktif mencari penumpang yang mungkin memiliki polis asuransi jiwa dan asuransi kerugian.

“Kan ada kemungkinan, penumpang Air Asia QZ8501 ini juga merupakan nasabah atau pemegang polis asuransi jiwa atau umum. Kami minta, mereka mencari berdasarkan nama penumpang. Jika ada segera cari ahli warisnya, selesaikan kewajibannya,” ujar Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Selasa (6/1).

Menurut Firdaus, beberapa pelaku asuransi mengklaim nasabahnya ikut menjadi korban dalam jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501. Karenanya, meski belum ada pengajuan klaim, perusahaan asuransi agar menjemput bola untuk mencari sendiri nasabahnya berdasarkan nama-nama penumpang yang telah dirilis.

Adapun PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memperkirakan, dua nasabahnya tercatat sebagai penumpang. Satu di antaranya berhasil diidentifikasi dan satu lainnya masih dalam proses identifikasi. “Kami sudah melakukan penelusuran. Mereka adalah nasabah bancassurance Jiwasraya dengan nilai pertanggungan sekitar Rp 200 juta,” terang Hendrisman Rahim, Direktur Utama Jiwasraya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×