kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Ini strategi Bank of India turunkan kredit macet


Jumat, 06 Oktober 2017 / 20:46 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank of India Indonesia Tbk belum mencatat kinerja memuaskan tahun 2016 lalu, yang menunjukkan rugi bersih. 

Kerugian tersebut disebabkan bank mencadangkan dana yang cukup besar untuk kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL). "Ada beberapa debitur yang menyebabkan kredit bermasalah bank," kata Ferry Koswara, Direktur Bank of India Indonesia, Jumat (6/10).

Sampai akhir tahun bank berkode BSWD ini menargetkan rasio NPL berada di bawah 3%. Caranya, dengan meningkatkan kualitas penyaluran kredit.

Menurut catatan manajemen, ada tahun lalu, CKPN bank dikontrbusikan oleh beberapa debitur.

Beberapa debitur ini antara lain PT Radi Logam Indonesia, Matrix Indo Global, Maxmoda Indo Global, Chandramakshan Gopal, PT Bahtera Jaya Sukses dan Essen Apparel.

Untuk meningkaktan mitigasi risiko, bank akan melakukan beberapa langkah seperti bank hanya menerika kredit yang berkualitas berdasarkan jaminan yang memadai.

Kedua adalah bank akan lebih fokus ke retail banking untuk menurunkan mitigasi risiko. Selain itu bank akan memperkuat unit kerja internal control dan internal audit untuk memonitor kualitas kredit bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×