kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Ini Strategi Budi Gadai untuk Mengerek Kinerja Laba


Jumat, 09 Oktober 2026 / 19:28 WIB
Ini Strategi Budi Gadai untuk Mengerek Kinerja Laba
ILUSTRASI. PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatra Utara (Sumut) menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan kinerja laba ke depannya.(Dok/Budi Gadai)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatra Utara (Sumut) menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan kinerja laba ke depannya.

Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring menerangkan salah satu strateginya adalah perusahaan akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah agar kepercayaan dan loyalitas nasabah tetap terjaga. 

Selain itu, Budiarto menerangkan perusahaan akan meningkatkan penyaluran pembiayaan yang sehat dan berkualitas, dengan tetap memperhatikan kemampuan nasabah dan kualitas barang jaminan. 

Baca Juga: Moody’s Naikkan Rating Adira Finance (ADMF), Risiko Pendanaan Tetap Dicermati

"Perusahaan juga akan terus mengoptimalkan kinerja setiap cabang dan menjaga efisiensi operasional," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (9/10/2026).

Dengan strategi itu, Budiarto optimistis pertumbuhan pembiayaan dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap peningkatan laba perusahaan.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan berdasarkan data hingga kuartal III-2026, perolehan laba Budi Gadai Indonesia bertumbuh 21,1% secara Year on Year (YoY). Sayangnya, tak disebutkan nilai yang dibukukan.

Dia hanya bilang pertumbuhan laba tersebut utamanya didukung peningkatan penyaluran pembiayaan dan aktivitas transaksi di cabang yang turut meningkatkan pendapatan perusahaan. 

Baca Juga: ACC Telah Terbitkan Obligasi Senilai Rp 3,58 Triliun per Kuartal III-2026

"Selain itu, dipicu juga upaya perusahaan untuk terus melakukan optimalisasi jaringan cabang dan menjaga efisiensi operasional," tuturnya.

Dengan demikian, Budiarto menyebut pertumbuhan pembiayaan dapat memberikan kontribusi positif terhadap laba.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, perolehan laba industri pergadaian mencapai Rp 8,57 triliun per Agustus 2026, atau tumbuh sebesar 69,73% YoY. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×