kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.949   10,00   0,06%
  • IDX 6.264   -34,88   -0,55%
  • KOMPAS100 815   -3,54   -0,43%
  • LQ45 622   -1,21   -0,19%
  • ISSI 217   -1,94   -0,89%
  • IDX30 345   -0,68   -0,20%
  • IDXHIDIV20 429   -0,17   -0,04%
  • IDX80 93   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 117   -0,42   -0,36%
  • IDXQ30 111   -0,16   -0,15%

Ini Strategi Great Eastern Guna Mendorong Kinerja Asuransi Engineering


Jumat, 25 September 2026 / 10:52 WIB
Ini Strategi Great Eastern Guna Mendorong Kinerja Asuransi Engineering
ILUSTRASI. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menerapkan sejumlah strategi guna mendorong kinerja lini asuransi engineering atau rekayasa. (Dok/PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI))


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menerapkan sejumlah strategi guna mendorong kinerja lini asuransi engineering atau rekayasa.

Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok menerangkan perusahaan akan terus fokus pada pengembangan portofolio yang berkualitas, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam underwriting. 

Linggawati juga mengungkapkan pihaknya akan memperkuat penetrasi pada sektor-sektor industri yang masih menunjukkan aktivitas investasi yang baik dan memperdalam hubungan dengan mitra distribusi.

"Selain itu, mengoptimalkan potensi cross-selling kepada nasabah existing yang memiliki eksposur risiko engineering," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Jamkrindo Percepat Layanan, Perluas Dukungan UMKM

Linggawati mengatakan Great Eastern General Insurance juga terus memperkuat kemampuan risk assessment dan risk engineering. Hal itu dilakukan guna memberikan nilai tambah kepada nasabah, sekaligus menjaga kualitas portofolio perusahaan. 

Dengan menerapkan strategi tersebut, dia berharap dapat mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar yang masih menantang.

Sementara itu, Linggawati mengatakan kinerja lini asuransi engineering Great Eastern General Insurance Indonesia mencatatkan kinerja positif. Dia menerangkan pendapatan premi engineering perusahaan tercatat tumbuh 6,9% secara Year on Year (YoY) hingga Agustus 2026. Sayangnya, tak disebutkan angka yang dibukukan perusahaan.

Linggawati hanya mengatakan pertumbuhan tersebut didukung keberhasilan perusahaan dalam menjaga portofolio existing. 

"Sekaligus memanfaatkan peluang pada sektor-sektor yang masih aktif melakukan investasi dan pengembangan aset," ucapnya.

Baca Juga: Transformasi Digital Percepat Transaksi Masyarakat, Literasi keuangan Kian Penting

Meski demikian, Linggawati mengakui bahwa kondisi pasar secara umum masih terpengaruh oleh berkurangnya proyek pembangunan baru, kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, serta penurunan Transfer ke Daerah (TKD). Dia bilang pada akhirnya bisa berdampak pada melambatnya aktivitas konstruksi dan infrastruktur di berbagai wilayah.

Sebagai informasi, data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, premi lini asuransi engineering atau rekayasa terkontraksi 14,1% secara tahunan atau YoY, menjadi sebesar Rp 2,37 triliun pada semester I-2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×