kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Ini tiga risiko yang menanti perbankan, bila penyebaran virus corona terus berlanjut


Jumat, 15 Mei 2020 / 19:51 WIB
Ini tiga risiko yang menanti perbankan, bila penyebaran virus corona terus berlanjut
ILUSTRASI. Nasabah bertansaksi menggunakan mesin ATM di salah satu perkantoran di Jakarta, Jumat (22/11).Ini tiga risiko yang menanti perbankan, bila penyebaran virus corona berlanjut. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/11/2019.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Pun, ditambah pula dengan sederet kebijakan yang telah dikeluarkan OJK seperti Peraturan OJK Nomor 11 diharapkan mampu meringankan beban NPL perbankan.

Risiko kedua, antara lain risiko pasar yaitu perubahan aset lembaga jasa keuangan yang diakibatkan oleh yield instrumen keuangan dan pelemahan nilai tugas. "Ada risiko pasar karena memang akibat dari pelemahan yield instrumen keuangan, kemudian juga pelemahan nilai tukar, itu pasti akan terjadi juga risiko pasar," sebutnya.

Baca Juga: Bank Yudha Bhakti salurkan THR Rp 86,5 miliar ke nasabah pensiunan

Risiko ketiga, antara lain risiko likuiditas yang sangat mungkin mengetat apabila kondisi penyebaran virus Covid-19 terus berlanjut. 

"Ke depan kita terus akan melakukan pemantauan day to day karena tekanan likuiditas, kalau nasabahnya tidak membayar pasti banknya akan mulai hangat itu cash flow-nya, bagaimana memenuhi likuiditasnya," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×