kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jadwal due dilligence Bank Mutiara dimundurkan


Senin, 12 Agustus 2013 / 11:18 WIB
Jadwal due dilligence Bank Mutiara dimundurkan
ILUSTRASI. China tampaknya kewalahan dalam pertempuran untuk menahan COVID-19. cnsphoto via REUTERS


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) telah memiliki dua calon investor yang memenuhi syarat. Tadinya, penjajakan dua calon investor tersebut akan berlangsung mulai bulan ini. Namun ternyata jadwal penjajakan tersebut mundur.

"Due diligence di bulan September. Agak mundur karena harus ada yang disiapkan," sebut Direktur Utama Bank Mutiara, Sukoriyanto, di Gedung Radius Prawira, Bank Indonesia (BI), Senin, (12/8).

Untuk menghadapi pelaksanaan due diligence nanti, Bank Mutiara akan melakukan persiapan. Bila dua calon investor tersebut datang memeriksa, bank yang merupakan penyelamatan Bank Century ini akan menyajikan beberapa hal seperti pusat data, kinerja perusahaan, dan lain-lain.

Suko menyatakan, dua calon investor yang berminat pada Mutiara merupakan lembaga keuangan bank asing. Ia bilang, bank-bank tersebut berasal dari Australia dan China.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menentukan bahwa 2013 merupakan tahun terakhir penjualan Bank Mutiara dengan harga minimal Rp 6,7 triliun. Nantinya, dua calon investor ini pun bisa saja melakukan penawaran lebih dari nilai tersebut. Proses penawaran ini dapat berlangsung apabila due diligence berjalan lancar.

LPS pun memberi waktu pembelian saham Mutiara tersebut paling lambat dapat rampung di bulan November. "Mudah-mudahan laku," tandas Suko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×