kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.723   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.332   -38,50   -0,60%
  • KOMPAS100 837   -6,38   -0,76%
  • LQ45 635   0,23   0,04%
  • ISSI 226   -1,87   -0,82%
  • IDX30 363   1,48   0,41%
  • IDXHIDIV20 452   4,34   0,97%
  • IDX80 96   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -0,62   -0,50%
  • IDXQ30 118   1,25   1,07%

Jaga biaya dana, BNI yakin bisa jaga NIM di level 4,7% hingga 4,9% sepanjang 2021


Senin, 25 Oktober 2021 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi keuangan di kantor cabang BNI Jakarta, Senin (11/10). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/10/2021.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Ia menyebut juga mencatatkan pertumbuhan Pendapatan Non Bunga yang kuat sebesar 14,2% YoY, yaitu dari Rp 8,94 triliun pada Kuartal 3 – 2020, menjadi Rp 10,21 triliun pada Kuartal 3 - 2021.

Pertumbuhan Pendapatan Non Bunga ini bersumber dari peningkatan kinerja sumber FBI penting perseroan, seperti Pemeliharaan Kartu Debit dan Rekening yang tumbuh 5,8% YoY dari Rp 1,81 triliun pada Kuartal 3 – 2020 menjadi Rp 1,92 triliun pada Kuartal 3 – 2021.

Kemudian pendapatan layanan ATM dan e-channel yang tumbuh 12,4% YoY dari Rp 1,01 triliun pada Kuartal 3 – 2020, menjadi Rp 1,14 triliun pada Kuartal 3 – 2021. Demikian juga FBI dari layanan Trade Finance yang meningkat 19,8% YoY dari Rp 901 miliar pada Kuartal 3 – 2020, menjadi Rp 1,08 triliun pada Kuartal 3 – 2021.

Serta pendapatan komisi dari Marketable Securities yang tumbuh 54,4% YoY dari Rp 1,04 triliun pada Kuartal 3 – 2020, menjadi Rp 1,59 triliun pada Kuartal 3 – 2021.

Selanjutnya: Bank Mandiri bidik fasilitas kredit ke UMKM vendor Sekar Bumi Group

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×