kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Jaga Kualitas Pembiayaan, Fintech GandengTangan Terapkan Sejumlah Strategi Ini


Senin, 01 Juni 2026 / 18:09 WIB
Jaga Kualitas Pembiayaan, Fintech GandengTangan Terapkan Sejumlah Strategi Ini
ILUSTRASI. GandengTangan Bersama Finku Perkuat Pembiayaan Konsumen (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer-to-peer (P2P) lending PT Kreasi Anak Indonesia (GandengTangan) menerapkan sejumlah strategi dalam menjaga kualitas pembiayaan di tengah daya beli yang makin berat dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang meningkat. 

Direktur GandengTangan, Budi Hermawan mengatakan perusahaan terus memperkuat prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan di tengah kondisi ekonomi yang memang menantang saat ini. Dia bilang GandengTangan juga melakukan evaluasi credit scoring secara berkala dan memperketat proses verifikasi borrower dalam memberikan pembiayaan.

"Ditambah, meningkatkan monitoring kualitas portofolio agar potensi risiko gagal bayar dapat terdeteksi lebih dini," katanya kepada Kontan, Senin (1/6/2026).

Baca Juga: Ini Kata GandengTangan Soal Adanya Asuransi Kredit untuk Fintech Lending

Selain itu, Budi mengatakan diversifikasi borrower dan penguatan proses collection juga terus dilakukan untuk menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat.

Lebih lanjut, GandengTangan juga mewaspadai sejumlah faktor yang bisa memengaruhi kredit macet. Dia menyebut salah satunya adalah perlambatan ekonomi, tekanan daya beli masyarakat, serta kenaikan suku bunga yang dapat memengaruhi kemampuan bayar borrower. 

Dari sisi internal, dia bilang perusahaan juga terus memperhatikan kualitas underwriting dan akurasi credit scoring. 

"Kami juga melakukan monitoring pascapenyaluran agar risiko pembiayaan bermasalah dapat dikelola dengan baik," ucap Budi. 

Berdasarkan situs resmi perusahaan, tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 GandengTangan berada di level 0,09% per 29 Mei 2026. Angka tersebut masih berada jauh di bawah ketentuan OJK yang sebesar 5%. 

Baca Juga: GandengTangan Sebut Dinamika Bisnis UMKM Dapat Pengaruhi Kredit Macet Usai Lebaran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×