kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.995   82,00   0,46%
  • IDX 5.646   3,07   0,05%
  • KOMPAS100 728   0,09   0,01%
  • LQ45 554   1,20   0,22%
  • ISSI 196   -0,61   -0,31%
  • IDX30 315   0,28   0,09%
  • IDXHIDIV20 389   0,00   0,00%
  • IDX80 83   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 106   -0,55   -0,51%
  • IDXQ30 102   0,18   0,18%

Jokowi minta pertumbuhan kredit digeber 9%-12%


Jumat, 13 Januari 2017 / 14:10 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta industri perbankan menggenjot pertumbuhan kredit. Pertumbuhan kredit yang tahun 2015 dan 2016 hanya 9% dan 8,5%, diminta dinaikkan ke kisaran 9%- 12% pada tahun ini.

Jokowi mengatakan, saat ini, masih banyak sektor yang belum tersentuh oleh kredit perbankan, khususnya di sektor usaha rakyat yang selama ini banyak belum tersentuh akses kredit perbankan. Oleh karena itulah, dia meminta kepada perbankan untuk jemput bola, melihat rakyat yang potensial untuk diberikan kredit.

"Jangan hanya fokus ke yang gede- gede, saya senang yang gede berkembang, tappi saya lebih senang kalau yang kecil ikut berkembang," katanya di Istana Negara, Jumat (13/1).

Meskipun mendorong agar kredit tumbuh, Jokowi meminta perbankan untuk juga tetap berhati- hati. Dia meminta, kredit bisa diberikan untuk sektor produktif, seperti usaha mikro, nelayan, pertanian. "Jangan yang arahnya konsumtif yang diberikan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×