kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.938   -50,00   -0,28%
  • IDX 6.145   23,17   0,38%
  • KOMPAS100 797   3,92   0,49%
  • LQ45 610   2,00   0,33%
  • ISSI 213   1,36   0,64%
  • IDX30 338   0,76   0,23%
  • IDXHIDIV20 430   3,09   0,72%
  • IDX80 91   0,41   0,45%
  • IDXV30 116   1,09   0,95%
  • IDXQ30 110   0,70   0,64%

Jokowi minta pertumbuhan kredit digeber 9%-12%


Jumat, 13 Januari 2017 / 14:10 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta industri perbankan menggenjot pertumbuhan kredit. Pertumbuhan kredit yang tahun 2015 dan 2016 hanya 9% dan 8,5%, diminta dinaikkan ke kisaran 9%- 12% pada tahun ini.

Jokowi mengatakan, saat ini, masih banyak sektor yang belum tersentuh oleh kredit perbankan, khususnya di sektor usaha rakyat yang selama ini banyak belum tersentuh akses kredit perbankan. Oleh karena itulah, dia meminta kepada perbankan untuk jemput bola, melihat rakyat yang potensial untuk diberikan kredit.

"Jangan hanya fokus ke yang gede- gede, saya senang yang gede berkembang, tappi saya lebih senang kalau yang kecil ikut berkembang," katanya di Istana Negara, Jumat (13/1).

Meskipun mendorong agar kredit tumbuh, Jokowi meminta perbankan untuk juga tetap berhati- hati. Dia meminta, kredit bisa diberikan untuk sektor produktif, seperti usaha mikro, nelayan, pertanian. "Jangan yang arahnya konsumtif yang diberikan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×