kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kata bankir terhadap kinerja kredit korporasi


Kamis, 24 Juni 2021 / 20:15 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di KCU Bank Mandiri Tangerang Selatan,


Reporter: Amanda Christabel | Editor: Yudho Winarto

“Ke depannya, pertumbuhan kredit korporasi diharapkan berasal dari sektor-sektor yang berdasarkan hasil analisa bank diperkirakan memiliki prospek baik, dan memiliki recovery yang relatif cepat dari dampak pandemi Covid-19, antara lain fast moving consumer good (FMCG), perkebunan sawit & crude palm oil (CPO), serta telekomunikasi,” tandas Rudi kepada Kontan.co.id

Beralih ke PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi covid-19, kredit korporasi bank bersandi bursa BBRI ini masih melandai.

Tercatat hingga akhir Maret 2021, BRI menyalurkan kredit ke segmen korporasi sebesar Rp177,39 triliun atau terkontraksi sebesar 12,14% secara year on year (YoY).

“Angka ini sama dengan 19,4% dari total portofolio kredit BRI secara keseluruhan,” ujar Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto kepada Kontan.co.id, Kamis (24/6).

Aestika menjelaskan, dalam menyalurkan kredit korporasi perseroan, ke depannya akan memperhatikan dan menjaga proporsi kredit korporasi tidak melebihi 20% dari total kredit. BRI juga menargetkan akan terus melandai hingga 15%.

“Sisanya sebesar 85% akan kami fokuskan kepada sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM),” terang Aestika.

Terkait kredit korporasi, BRI membidik sektor yang tetap tumbuh di kala pandemi Covid-19. Sektor tersebut antara lain seperti agribisnis, kesehatan, infrastruktur, dan teknologi informasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×