Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) masih melihat peluang pertumbuhan bisnis sindikasi, terutama untuk perusahaan dengan fundamental yang kuat.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, secara industri tren kredit sindikasi memang lebih moderat dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, kebutuhan pembiayaan proyek-proyek strategis masih membuka ruang bagi perbankan untuk tetap aktif di bisnis tersebut.
Baca Juga: Transformasi Mulai Berbuah Manis, KB Bank Optimistis Kinerja Semester I Lebih Baik
"KB Bank tetap melihat peluang yang baik pada pembiayaan sindikasi, khususnya bagi perusahaan dengan fundamental yang kuat dan prospek usaha yang positif," ujar Kunardy kepada Kontan.co.id, Selasa (21/7/2026).
Hingga Mei 2026, KB Bank tercatat tetap aktif memimpin maupun berpartisipasi dalam sejumlah pembiayaan sindikasi di berbagai sektor strategis.
Beberapa transaksi sindikasi yang telah direalisasikan antara lain pembiayaan kepada PT Petro Oxo Nusantara (PON), PT Mining Industry Indonesia (MIND ID), Princeton Digital Group, PT Starone Mitra Telekomunikasi, serta PT Ainul Hayat Sejahtera.
Kunardy mengatakan perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran kredit.
Menurutnya, skema sindikasi menjadi salah satu instrumen mitigasi risiko karena memungkinkan pembagian eksposur pembiayaan dengan sejumlah lembaga keuangan lain.
Baca Juga: KB Bank Perkuat Transaction Banking demi Dongkrak Fee Based Income
"Skema kredit sindikasi menjadi salah satu strategi mitigasi risiko yang memungkinkan pengelolaan eksposur secara lebih terukur melalui pembagian risiko bersama sejumlah lembaga keuangan. Pendekatan ini turut mendukung terjaganya kualitas aset yang sehat sekaligus mengoptimalkan efisiensi permodalan guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," jelasnya.
Selain memperkuat manajemen risiko, pembiayaan sindikasi juga dinilai memberikan ruang bagi bank untuk tetap terlibat dalam proyek-proyek bernilai besar tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan pendanaan sendiri.
Ke depan, KB Bank masih optimistis bisnis sindikasi akan bertumbuh seiring tersedianya pipeline pembiayaan di sejumlah sektor strategis.
Kunardy mengungkapkan peluang tersebut berasal dari proyek-proyek di sektor utilities, otomotif, manufaktur, infrastruktur digital, hingga jasa pertambangan.
Baca Juga: KB Bank Perkuat Keamanan Siber, Gelontorkan Rp 2,61 Miliar untuk Sistem PAM
Perseroan pun berkomitmen mempertahankan peran aktif dalam berbagai transaksi sindikasi, baik sebagai Lead Coordinator, Lead Bookrunner, Lead Underwriter, Lead Arranger, maupun Escrow Agent.
"Ke depan, peluang pertumbuhan bisnis sindikasi tetap terbuka didukung oleh pipeline yang solid dan terdiversifikasi di berbagai sektor strategis. Kami tetap optimistis mengembangkan portofolio wholesale dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mencermati dinamika makroekonomi dan geopolitik global," ujar Kunardy.
Menurutnya, strategi tersebut diharapkan mampu menjaga pertumbuhan pembiayaan wholesale sekaligus mempertahankan kualitas aset di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi berbagai tantangan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
