kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

KB Finansia Multifinance Catat Laba Rp 91,5 Miliar pada Tahun 2023


Rabu, 28 Februari 2024 / 14:51 WIB
KB Finansia Multifinance Catat Laba Rp 91,5 Miliar pada Tahun 2023
ILUSTRASI. Pelayanan calon nasabah di Gerai Kredit Plus. KONTAN/Baihaki/3/11/2010


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT KB Finansia Multi Finance atau KreditPlus berhasil meraih laba bersih sejumlah Rp 91,54 miliar di tahun 2023.  Sayangnya, nilai ini menurun 42,1% year on year (YoY) dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp 158,12 miliar.

Meski begitu perusahaan masih mencatat adanya pertumbuhan pendapatan sebesar 95% menjadi Rp 2,28 triliun di tahun 2023, dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,09 triliun.

Menilik laporan keuangan, meningkatnya pendapatan KreditPlus didongkrak oleh kinerja pembiayaan konsumen yang tumbuh sebesar 5,3% menjadi Rp 2,16 triliun. Sedangkan di tahun 2022 tercatat Rp 2,05 triliun.

Di sisi lain, pada pos beban terpantau juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar 14,8% menjadi Rp 2,17 triliun, sedangkan tahun 2022 hanya berada di angka Rp 1,89 triliun.

Baca Juga: BFI Finance Targetkan Pertumbuhan Laba Hingga 20% Tahun Ini

Jika ditelisik lebih jauh, beban tertinggi perusahaan pada tahun 2023 berasal dari beban kepegawaian yang meningkat 10,01% menjadi Rp 633,9 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya berada di angka Rp 576,2 miliar.  

Sementara itu, liabilitas perusahaan menunjukkan adanya peningkatan sebesar 8,7% YoY menjadi Rp 7,24 triliun di tahun 2023. Begitu pula dengan ekuitas perusahaan yang juga melonjak sebesar 25,6% YoY menjadi Rp 1,37 triliun di tahun 2023.

Lebih lanjut, aset KB Finansia Multifinance juga menunjukkan pertumbuhan yang positif yaitu sebesar 11,2%. Aset perusahaan di tahun 2023 tercatat berada di angka Rp 8,62 triliun sedangkan tahun 2022 sebesar Rp 7,75 triliun.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×