Reporter: Anaya Noora Pitaningtyas |
JAKARTA. Tahun Kelinci, tahun penuh optimisme. Perusahaan perasuransian berbondong-bondong menerapkan strategi yang sama, yaitu penambahan agen. Tercatat hingga saat ini telah ada tiga perusahaan yang berniat untuk menambah pasokan agennya. Maklum, agen merupakan ujung tombak dari industri perasuransian.
Ketiga perusahaan perasuransian tersebut adalah PT Asuransi Jiwasraya, PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia dan PT Asuransi Jiwa Sequis Life. Ketiganya rame-rame memasok agen-agen baru untuk mencapai target di tahun ini.
Direktur Sequis Life, Bambang Rudiyanto, mengatakan bahwa tahun ini ingin memiliki 8.000 agen perasuransian. Ia mengungkapkan bahwa pasokan agen akan ditambah sebanyak 3.000 personil. Diakuinya bahwa saat ini Sequis Life telah memiliki 5.000 agen yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo. Ia menilai bahwa tahun ini adalan tahun yang cerah untuk bisnis asuransi. Makanya, Jiwasraya di tahun ini menargetkan untuk memiliki lebih dari 7.000 agen.
Saat ini pasokan agen yang ada di Jiwasraya jumlahnya mencapai 3.300 personil. Ia menggambarkan bahwa tadinya di tahun 2008, mereka telah memiliki 8.000 agen. Namun, seleksi alam hingga saat ini hanya menyisakan sekitar 3.000 orang.
Terakhir, PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia juga mengikuti jejak kedua kompetitornya. Saat ini InHealth memiliki sekitar 100 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Direktur InHealth, Rosa Ginting, mengungkapkan bahwa sebenarnya ia akan senang sekali apabila jumlah agen dapat bertambah hingga dua kali lipat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)