kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kementerian BUMN kaji penurunan dividen bank BUMN


Jumat, 22 Agustus 2014 / 15:14 WIB
Catat! Tujuh Jenis Makanan Ini Dapat Mecegah Serangan Stroke


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian BUMN mengkaji rencana penurunan rasio pembagian jatah laba atau dividen bank-bank plat merah untuk kinerja tahun ini.

Gatot Trihargo, Deputi Bidang Jasa Usaha Kementerian BUMN, mengatakan, pengurangan rasio dividen ini untuk memperkuat modal bank BUMN dalam menghadapi Basel III.

"Memang dari sisi rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank BUMN masih di atas 15%, tapi kami tidak ingin melihat tahun ini saja, namun modal untuk tahun-tahun mendatang," kata Gatot, kemarin.

Berdasarkan data Juni 2014, rasio CAR untuk BRI 18.10%, Bank Mandiri 16,04%, BNI 16,7%, dan BTN 15,03%. Gatot menambahkan, modal bank-bank BUMN akan terengah-engah jika mereka menyetorkan dividen sebesar 25% untuk kinerja tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×