kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kendaraan niaga sumbang kredit macet MTF


Rabu, 25 Mei 2016 / 22:52 WIB
Kendaraan niaga sumbang kredit macet MTF


Reporter: Dina Farisah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Mandiri Tunas Finance berhati-hati dalam mengucurkan pembiayaan. Hal ini demi menjaga terkendalinya risiko kredit.

Harjanto Tjitohardjojo, Direktur Marketing PT Mandiri Tunas Finance mengatakan, rasio kredit macet atau non performing financing (NPF) Mandiri Finance sebesar 1,1%. Angka NPF ini naik 0,1% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan NPF ini lantaran perekonomian yang belum kunjung cerah. Adapun penyumbang NPF berasal dari kantong-kantong pembiayaan mobil niaga di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

"Di daerah Sumatera dan Kalimantan, NPF Mandiri Finance berkisar antara 1,2% hingga 1,3%. Kami harapkan semester II-2016 kondisi perekonomian membaik sehingga daya angsur tidak terbatuk-batuk," jelas Harjanto, Rabu (25/5).

Saat ini, portofolio MTF terdiri atas 98% pembiayaan mobil, dimana pembiayaan mobil baru sebesar 95% dari total portofolio. Sisanya pembiayaan mobil bekas sebesar 3%. Adapun 2% pembiayaan lainnya berupa pembiayaan multiguna. Tahun ini, MTF menargetkan pembiayaan baru (new booking) sebesar Rp 18 triliun. Target ini hanya naik tipis dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar Rp 17,1 triliun.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×