kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.325
  • EMAS681.000 0,89%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Kerja sama BCA dengan Alipay dan WePay meluncur Kuartal II

Jumat, 01 Maret 2019 / 07:34 WIB

Kerja sama BCA dengan Alipay dan WePay meluncur Kuartal II
ILUSTRASI. BCA EXPOVERSARY 2019

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk semakin serius menangkap peluang transaksi pembayaran dari wisatawan asing asal China. Bank dengan sandi saham BBCA ini yakin pada tahun ini mampu melayani transaksi dua dompet digital asal China yakni Alipay dan WePay milik WeChat.

"Alipay dan Wepay secara teknisnya sedang kita disiapkan. Kuartal II atau III tahun ini bisa dijalankan. Tergantung kesempatan teknikal dan merchant, juga perlu edukasi bagi merchant. Tidak bisa langsung nasional. Kita pilih beberapa daerah, Bali dulu, lalu Batam," ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Kamis (28/2).


Jahja menegaskan persetujuan dari Bank Indonesia tetap diperlukan sebelum produk ini resmi diluncurkan. Jahja mengaku saat ini pihaknya sudah mengurus izin dari regulator. Ia yakin bank sentral akan memberikan izin untuk menggarap dua dompet digital China ini lantaran dapat menarik devisa.

Jahja menyebut ketika BCA menyiapkan bisnis sistem pembayaran Alipay dan WeChat i Indonesia maka ada dua sisi yakni issuing an acquiring. Ia melihat sebagai kedua dompet digital ini membutuhkan bank Indonesia sebagai acquiring yang berperan menarik biaya yang sudah ditentukan.

Sedangkan untuk issuing yang berperan memberikan izin pembayaran, Jahja bilang pihaknya akan terus mempelajari lebih lanjut. Apakah nantinya kan bersaing dengan sistem pembayaran di dalam negeri.

Namun yang jelas sebagai acquiring, kedua dompet digital ini akan mendatangkan pendapatan berbasis komisi. Sayangnya Jahja belum mau menyebut mekanisme pembagian komisi antara BCA dan kedua dompet digital ini.

"Jadi bila turis China datang ke Indonesia tidak membawa uang tunai, kartu kredit, dan debit, bisa menggunakan gadget-nya baik Alipay dan Wechat bisa transaksi di merchant kita. Dulu pernah dihentikan sama regulator itu karena gelap dan tidak ada izin. Nah kalau dengan kita, bisa karena merchant kita resmi," jelas Jahja.

Jahja menjelaskan mekanisme sistem pembayaran BCA dan kedua dompet digital ini. Ketika turis China berbelanja di merchant BCA menggunakan Alipay maupun WePay maka akan dicatat sebagai tagihan.

Lalu BCA akan membayar merchant tersebut seusai dengan nominal. Setelah itu BCA akan menagih ke turis tersebut. Lalu pengguna membayar ke BCA.


Reporter: Maizal Walfajri
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

Tag
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0681 || diagnostic_web = 0.2931

Close [X]
×