kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kerjasama KPR, SMF gandeng Bank Nagari


Jumat, 27 September 2013 / 19:14 WIB
Kerjasama KPR, SMF gandeng Bank Nagari
ILUSTRASI. Harga Saham Emiten Sawit DSNG Ini Sedang Melorot, Saatnya Jual atau Beli?


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Sarana Multigriya Finansial dan Bank Nagari melakukan kerja sama pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kesepakatan ini bernilai Rp 50 miliar untuk masa satu tahun.

Raharjo Adisusanto, Direktur Utama Sarana Multigriya Finansial, menuturkan kerja sama ini dilakukan dengan melihat potensi bank daerah untuk memberikan pembiayaan perumahan yang prioritasnya kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

“Bank Nagari diharapkan akan membuka kesempatan bagi bank-bank daerah lainnya untuk bersinergi bersama SMF dalam meningkatkan pembiayaan perumahaan bagi masyarakat di daerahnya masing-masing," pungkas Raharjo, Direktur Utama SMF, Jumat (27/9).

Penandatangan perjanjian refinancing dengan Bank Nagari ini menjadi salah satu realisasi komitmen PT SMF untuk mendukung pemerintah memberikan rumah yang layak dan terjangkau kepada masyarakat.

Raharjo mengatakan, Bank Nagari menjadi BPD pertama di wilayah barat yang digandeng untuk menyalurkan KPR dari dana jangka panjang, yang berasal dari pasar modal. Sebagaimana diketahui, saat ini pembiayaan KPR mayoritas berasal dari dana masyarakat.

"Kebutuhan masyarakat akan perumahan terus tumbuh. Dengan pertumbuhan penduduk 1,4%, setara sekitar 3.750 jiwa, jika satu rumah dihuni empat orang, maka masih dibutuhkan 800 hingga 900 rumah per tahun," lanjut Raharjo. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×