kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Kerugian Love Scam Tembus Rp 49 Miliar, OJK: Jangan Transfer Uang ke Pacar Online!


Selasa, 13 Januari 2026 / 06:03 WIB
Kerugian Love Scam Tembus Rp 49 Miliar, OJK: Jangan Transfer Uang ke Pacar Online!
ILUSTRASI. OJK menemukan 3.494 laporan kerugian akibat love scam hingga akhir 2025. Di mana, korban sulit sembuh dari dampak emosional


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Love scam atau modus penipuan berkedok asmara menjadi tren belakangan ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan menyampaikan kerugian masyarakat akibat love scam terbilang besar. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan berdasarkan laporan yang diterima melalui Indonesia Anti Scam Center (IASC), terdapat 3.494 laporan kerugian masyarakat yang terkena modus love scam sejak 22 November 2024 hingga 31 Desember 2025.

"Total kerugiannya mencapai Rp 49,198 miliar. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat terus berhati-hati dan waspada terkait love scam," ungkapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1/2026).

Mengenai love scam, Friderica menerangkan modus penipuan itu sudah menjadi tren kejahatan finansial yang sedang meningkat jumlahnya dan dilakukan secara global oleh sindikat. Hal itu juga terjadi di Indonesia, termasuk kejadian baru-baru ini di Yogyakarta.

Baca Juga: Amartha Terapkan AI dan Tenaga Lapangan untuk Mitigasi Risiko Kredit P2P Lending

Dia mengatakan para pelaku penipuan menargetkan korban di berbagai negara melalui internet dan aplikasi. Dengan demikian, OJK melihat kejahatan seperti love scam memiliki risiko lintas batas yang sangat tinggi.

Skemanya, Friderica menyebut para korban dimanipulasi secara emosinya sehingga merasa memiliki hubungan atau relationship, kemudian dipersuasi untuk mengirimkan uang kepada pelaku.

"Para korban secara sukarela transfer uangnya, karena merasa memiliki hubungan khusus atau spesial dengan lawan jenis atau siapapun. Dengan demikian, mereka dapat mengalami kehilangan uang dalam jumlah yang sangat besar," tuturnya.

Selain dampak uang, Friderica menyebut para korban juga bisa terkena dampak psikologis. Sebab, para korban terkena manipulasi oleh para pelaku secara emosional dan menjadi sulit disembuhkan karena melibatkan emosi secara mendalam. 

Baca Juga: Asuransi Properti Diproyeksi Jadi Penyumbang Premi Utama Industri Asuransi Umum 2026

Dalam hal pencegahan, Friderica menyampaikan pihaknya juga terus melakukan edukasi dan kampanye kepada masyarakat mengenai bahaya love scam.

Dia bilang, OJK juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar waspada atas berbagai modus penipuan yang terus berinovasi dan berevolusi, termasuk love scam. 

Selanjutnya: Waspada Hujan Petir Jakarta Selatan & Timur: Cek Jadwal BMKG

Menarik Dibaca: Kaleidoscope Sampai Money Heist, Ini 6 Tontonan Perampokan Paling Seru di Netflix

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×