Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Love scam atau modus penipuan berkedok asmara menjadi tren belakangan ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan menyampaikan kerugian masyarakat akibat love scam terbilang besar.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan berdasarkan laporan yang diterima melalui Indonesia Anti Scam Center (IASC), terdapat 3.494 laporan kerugian masyarakat yang terkena modus love scam sejak 22 November 2024 hingga 31 Desember 2025.
"Total kerugiannya mencapai Rp 49,198 miliar. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat terus berhati-hati dan waspada terkait love scam," ungkapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1/2026).
Mengenai love scam, Friderica menerangkan modus penipuan itu sudah menjadi tren kejahatan finansial yang sedang meningkat jumlahnya dan dilakukan secara global oleh sindikat. Hal itu juga terjadi di Indonesia, termasuk kejadian baru-baru ini di Yogyakarta.
Baca Juga: Amartha Terapkan AI dan Tenaga Lapangan untuk Mitigasi Risiko Kredit P2P Lending
Dia mengatakan para pelaku penipuan menargetkan korban di berbagai negara melalui internet dan aplikasi. Dengan demikian, OJK melihat kejahatan seperti love scam memiliki risiko lintas batas yang sangat tinggi.
Skemanya, Friderica menyebut para korban dimanipulasi secara emosinya sehingga merasa memiliki hubungan atau relationship, kemudian dipersuasi untuk mengirimkan uang kepada pelaku.
"Para korban secara sukarela transfer uangnya, karena merasa memiliki hubungan khusus atau spesial dengan lawan jenis atau siapapun. Dengan demikian, mereka dapat mengalami kehilangan uang dalam jumlah yang sangat besar," tuturnya.
Selain dampak uang, Friderica menyebut para korban juga bisa terkena dampak psikologis. Sebab, para korban terkena manipulasi oleh para pelaku secara emosional dan menjadi sulit disembuhkan karena melibatkan emosi secara mendalam.
Baca Juga: Asuransi Properti Diproyeksi Jadi Penyumbang Premi Utama Industri Asuransi Umum 2026
Dalam hal pencegahan, Friderica menyampaikan pihaknya juga terus melakukan edukasi dan kampanye kepada masyarakat mengenai bahaya love scam.
Dia bilang, OJK juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar waspada atas berbagai modus penipuan yang terus berinovasi dan berevolusi, termasuk love scam.
Selanjutnya: Waspada Hujan Petir Jakarta Selatan & Timur: Cek Jadwal BMKG
Menarik Dibaca: Kaleidoscope Sampai Money Heist, Ini 6 Tontonan Perampokan Paling Seru di Netflix
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













