kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.918   48,00   0,27%
  • IDX 5.665   -156,25   -2,68%
  • KOMPAS100 732   -20,31   -2,70%
  • LQ45 558   -14,54   -2,54%
  • ISSI 196   -4,85   -2,41%
  • IDX30 317   -7,87   -2,42%
  • IDXHIDIV20 392   -9,24   -2,30%
  • IDX80 83   -2,30   -2,69%
  • IDXV30 107   -1,90   -1,76%
  • IDXQ30 102   -2,43   -2,32%

Asuransi Properti Diproyeksi Jadi Penyumbang Premi Utama Industri Asuransi Umum 2026


Minggu, 11 Januari 2026 / 22:41 WIB
Asuransi Properti Diproyeksi Jadi Penyumbang Premi Utama Industri Asuransi Umum 2026
ILUSTRASI. ilustrasi layanan asuransi (./.)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memproyeksikan lini asuransi properti masih menjadi salah satu penyumbang utama premi di industri asuransi umum pada 2026.

Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan, kinerja lini ini tidak hanya dipengaruhi sektor properti residensial, tetapi juga sangat bergantung pada aktivitas sektor komersial dan industri.

Baca Juga: Sumber Pendanaan Fintech Lending Masih Didominasi Perbankan per November 2025

“Selama pembangunan dan operasional fasilitas industri, pergudangan, dan perkantoran masih berjalan, asuransi properti akan tetap memiliki peran strategis dalam portofolio asuransi umum,” ujar Budi kepada Kontan.co.id, Minggu (11/1/2026).

Budi menyebut ada sejumlah peluang yang bisa dioptimalkan untuk mendorong kinerja asuransi properti tahun ini.

Di antaranya, memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan layanan klaim, memperkuat manajemen risiko dan underwriting, serta mengembangkan produk properti ritel dan komersial yang lebih adaptif.

Meski demikian, Budi mengingatkan industri perlu mewaspadai sejumlah tantangan, termasuk meningkatnya risiko bencana alam, perubahan iklim, serta konsentrasi risiko pada properti bernilai besar di sektor komersial.

Oleh karena itu, AAUI mendorong perusahaan asuransi umum untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan premi dan kualitas portofolio.

“Dengan demikian, perlindungan aset properti, baik residensial maupun komersial, dapat berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga: Beyondtech Siap Tancap Gas di 2026

Terkait kinerja, lini asuransi properti masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan premi asuransi umum per kuartal III-2025.

Data AAUI mencatat pendapatan premi asuransi properti mencapai Rp 24,75 triliun, atau tumbuh 5,4% YoY, berkontribusi sebesar 29,2% terhadap total pendapatan premi asuransi umum yang mencapai Rp 84,72 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×